_
Home / Sumut / Safari Ramadhan, Gubsu Ungkap Sejarah Datuk Johan Pahlawan di Besitang
foto: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menggelar Safari Ramadan di Kampung Lama Besitang, Langkat, Senin (27/5). Nama besar Datuk Johan menjadi pengingat bahwa di kelurahan ini ada seorang pahlawan yang ditandai dengan nama masjid bersejarah. (Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu)

Safari Ramadhan, Gubsu Ungkap Sejarah Datuk Johan Pahlawan di Besitang

LANGKAT, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menggelar Safari Ramadan di Kampung Lama Besitang, Langkat, Senin (27/5). Nama besar Datuk Johan menjadi pengingat bahwa di kelurahan ini ada seorang pahlawan yang ditandai dengan nama masjid bersejarah.

“Kenapa saya pilih tempat ini, karena ini tempat bersejarah. Di sini pahlawan kita (Datuk Johan Pahlawan), beliau gugur saat berperang melawan tentara Jepang. Saya ingin ini diekspos (ditampilkan) besar,” ujar Gubernur di hadapan ratusan umat muslim setempat yang memadati lokasi acara.

Hadir di antaranya Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin, Wakil Bupati Langkat Syah Afandin, Anggota DPRD Sumut Muchrid Nasution, Ketua Baznas Sumut H Amansyah Nasution, Ustaz Prof H Mhd Hatta. Turut mendampingi Asisten III HM Fitriyus, Kadis Pendidikan Arsyad Lubis, Kadisperindag Zonny Waldi, Kadispora Baharuddin Siagian, Kadis Budpar Hidayati, Kadinsos Rajali, Kabiro Binsos Muhamad Yusuf serta sejumlah pejabat.

Menurut Gubernur, kekuatan umat Islam dalam sejarah perjuangan bangsa tidak bisa dipungkiri. Sebab kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari peran kumpulan para santri yang saat ini dapat dirasakan. Karenanya dalam masa mendatang, nama Datuk Johan Pahlawan yang menjadi nama Masjid di kelurahan ini harus mendapat tempat di masyarakat Sumatera Utara dan Indonesia.

“Harusnya kampung ini banyak yang tahu, namanya Kampung Lama. Salah satu masjid tertua (didirikan 1907). Sehingga kita tahu kalau ada upaya memperjuangkan bangsa, itu dari sini juga,” sebut Gubernur didampingi Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi.

Selain itu, Edy juga meminta agar makam Datuk Johan dan pahlawan lain yang berada di dekat masjid tetap dijaga. Bahkan dirinya berharap dibuatkan satu tempat khusus untuk pusara sang pahlawan.

“Saya bukan ingin mengagungkan makam. Tetapi negara yang besar adalah negara yang menghargai jasa pahlawannya. Harusnya ini bisa jadi tujuan wisata,” sebut Edy yang mengharapkan dukungan Bupati Langkat.

Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin dalam sambutannya mengapresiasi perhatian Gubernur kepada kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Aceh ini. Karena itu dirinya mengimbau agar masyarakat mendukung upaya Edy Rahmayadi bersama Musa Rajekshah mewujudkan Sumut Bermartabat.

Dalam safari tersebut, selain berbuka puasa bersama, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga memberikan bantuan kepada para alim ulama setempat dan 50 anak yatim/piatu. Termasuk pemberian bingkisan dari Baznas Sumut paket senilai Rp300ribu.

Usai berbuka puasa bersama, Gubernur bersama ratusan umat muslim yang hadir, melaksanakan salat magrib berjamaah. Sebelumnya, rombongan juga menyinggahi sejumlah tempat seperti Masjid Azizi Tanjung Pura, serta membagikan bingkisan sembako kepada warga. (wol/ags/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

R-APBD Sumut TA 2020 Disahkan sebesar Rp12,4 triliun, Ini Peruntukannya

MEDAN, Waspada.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) menyetujui Rancangan Peraturan Daerah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.