_
Home / Sumut / Sabrina: Lindungi Pelajar dari Bahaya Narkoba
foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

Sabrina: Lindungi Pelajar dari Bahaya Narkoba

MEDAN, Waspada.co.id – Pelajar merupakan aset masa depan dan tonggak pembangunan bangsa Indonesia, karena itu harus dilindungi, termasuk dari bahaya narkoba. Sosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar dan orang tua pun harus jadi perhatian bersama.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekda Provsu), Dra Hj Sabrina MSi, ketika menerima kunjungan Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Sumut di ruang kerjanya, Selasa (12/3).

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Pelajar jangan sampai terkontaminasi narkoba,” ujarnya.

Menurut Sabrina, istilah sosialisasi pengenalan narkoba yang selama ini digunakan juga harus diganti untuk sosialisasi bahaya narkoba. Pasalnya, begitu mendengar kata ‘bahaya’ orang akan sadar dan terbayang tentang dampak buruk narkoba.

Tidak hanya kepada para siswa dan guru di sekolah. Sosialisasi bahaya narkoba juga perlu dilakukan terhadap para orang tuanya, sehingga mengerti tentang narkoba dan bahayanya serta tanda-tanda orang yang terkontaminasi.

“Dengan begitu, diharapkan para orang tua dapat menjelaskan kepada anaknya tentang bahaya narkoba serta tetap mengawasi anaknya, bahkan sampai di kamar. Jangan dikira anak belajar di kamar, ternyata lagi memakai narkoba,” harap Sabrina.

Orang tua juga harus diberi penjelasan tentang tindakan yang harus dilakukan dan harus mengadu ke mana, jika anaknya sudah terkontaminasi. Hal ini agar orang tua tidak kebingungan atau justru menutupi.

“Untuk itu, kerja sama Pemprov Sumut dan BNN dalam hal ini sangat penting untuk dilakukan. Sehingga generasi muda kita terbebas dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara, Brigjen Atrial SH, menyampaikan bahwa pihaknya perlu kerja sama dengan Pemprov Sumut dalam rangka sosialisasi bahaya narkoba, termasuk kepada pelajar. Disebutkan, sedikitnya 24% dari 3,3 juta pelajar di Indonesia terkontaminasi narkoba.

Untuk itu, Atrial berharap Pemprov Sumut dapat menyurati seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumut agar menggalakkan sosialisasi bahaya narkoba serta mengaktifkan kembali rumah sakit dan puskesmas sebagai institusi penerima wajib lapor (IPWL) untuk membantu penanganan para korban di daerah masing-masing. (wol/aa/data1)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Seluruh OPD dan BUMD Perlu Bersinergi dengan KPPU

MEDAN, Waspada.co.id – Seluruh pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu), kabupaten/kota dan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: