_
Home / Sumut / RIK: Kemenangan Jokowi Bukti Masyarakat Benci Hoax
WOL Photo

RIK: Kemenangan Jokowi Bukti Masyarakat Benci Hoax

MEDAN, Waspada.co.id – Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang menempatkan pasangan calon presiden petahana Joko Widodo dan calon wakil presiden K.H Ma’ruf Amin memenangkan kontestasi Pilpres 2019 disebut Relawan Indonesia Kerja (RIK) sebagai pembuktian hoax dibenci masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Ketua Umum RIK, Sahat Simatupang, menanggapi hasil Quick Count beberapa lembaga survei terpercaya seperti LSI Denny JA, SMRC, Kompas dan lain – lain yang menempatkan paslon 01 menang dikisaran 54 hingga 55 persen.

“Saya kira kita semua patut bersyukur Pemilu dan Pilpres berjalan aman dan lancar. Dan yang patut lebih disyukuri lagi kemenangan Jokowi – Ma’ruf Amin adalah pembuktian hoax dibenci masyarakat,” katanya, Kamis (18/4).

Sahat mengungkapkan, serangan hoax kepada Jokowi dua tahun terakhir sangat massif. Jika sebelumnya serangan hoax hanya menggunakan media sosial, namun dalam kurun waktu enam bulan terakhir penyebaran kabar bohong dan propaganda dilakukan terang-terangan dan terbuka.

“Contohnya kebohongan Ratna Sarumpaet dan tujuh kontainer surat suara yang katanya sudah dicoblos untuk 01 serta isu Jokowi akan melarang suara azan. Pasca kebohongan atau hoax itu terungkap, masyarakat jadi lebih percaya kepada Jokowi,” ungkapnya.

“Ternyata salah satunya karena ada kasus Ibu Meliana di Kecamatan Tanjung Balai Selatan yang meminta kepada tetangganya agar suara azan dari toa mesjid dikecilkan. Meski tidak ada kaitan apapun dengan Jokowi, namun propaganda dan pembangunan opini negatif ditujukan kepada Jokowi akibat kasus itu,” sambung Sahat.

Selain kasus Ibu Meliana, serangan hoax dari Sumut kepada Jokowi mengenai banyaknya tenaga kerja asing asal Cina di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paluh Kurau, Hamparan Perak, Deliserdang, sempat mengemuka di media sosial dan percakapan di warung – warung.”

“Mematahkan isu hoax itu, RIK mengunjungi pembangkit listrik Paluh Kurau Januari 2019 dan mengajak kepala desa setempat. Hasilnya tidak ada serbuan tenaga kerja asal Cina di sana,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Relawan Jokowi: Mungkin Gus Irawan Sudah Jarang Minum Kopi

MEDAN, Waspada.co.id – Pernyataan Ketua Badan Pemenangan Prabowo – Sandiaga – Sumatera Utara, Gus Irawan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: