Breaking News
Home / Sumut / Reses: Anggota DPRD Sumut Terima Keluhan Warga Bahorok Soal Tambang Pasir dan Galian C
WOL Photo/Ucok Ridin
WOL Photo/Ucok Ridin

Reses: Anggota DPRD Sumut Terima Keluhan Warga Bahorok Soal Tambang Pasir dan Galian C

BAHOROK, WOL – Saat melakukan kegiatan reses masa sidang III tahun 2017, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Muhri Fauzi Hafiz, bertemu dengan masyarakat di Kabupaten Langkat di Kampung Bukit, Kecamatan Bohorok, Sabtu (4/3) lalu.

Melalui pesan WhatsApp yang diterima Waspada Online, Rabu (8/3), Muhri Fauzi Hafiz menjelaskan bahwa saat reses dirinya mendapat banyak keluhan masyarakat terhadap semakin maraknya penambangan pasir sungai dan bahan galian C di Kecamatan Bohorok dan sekitarnya.

Salah satu perwakilan masyarakat yang hadir, Abdurrahman, menyebut bahwa pengaruh penambangan galian C di Kecamatan Bohorok sudah meresahkan, karena sudah menyebabkan keruhnya air Sungai Bohorok yang dulu terkenal jernih dan sejuk dipandang mata. Bahkan, karena jernihnya air Sungai Bohorok masyarakat tidak ragu mengambil airnya untuk dijadikan pelengkap kebutuhan rumah tangga.

Namun, setelah banyaknya galian C warna air Sungai Bohorok pun sudah berubah sehingga masyarakat tidak lagi bisa menggunakan airnya. Selain itu, truk yang mengangkut galian C juga sudah menyebabkan tidak nyamannya masyarakat pengguna jalan yang menggunakan sepeda dan sepeda motor karena selain tonasenya yang besar terkadang truk pengangkut bahan galian C suka tidak tertib di jalan raya.

“Kami mengharapkan keluhan ini bisa sampai kepada Bupati maupun Pemerintah Provinsi dan Gubernur agar keadaan yang dirasakan masyarakat kecil di daerah Kecamatan Bohorok ini bisa diperhatikan. Kami mengharapkan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai Demokrat, Muhri Fauzi Hafiz bisa langsung menyampaikan aspirasi ini,” ujar warga tersebut.

Muhri mengakui, apa yang disampaikan oleh masyarakat benar adanya, dirinya saat berpapasan di jalan raya dengan truk-truk galian C tersebut merasa tidak nyaman. Bahkan diyakini bahwa truk-truk pengangkut bahan galian C tersebut melebihi tonase badan jalan.

“Saya yakin kerusakan jalan provinsi yang ada saat ini sampai ke Bukit Lawang salah satunya disebabkan truk-truk galian C yang melebihi tonase. Karena, faktanya jalan yang dilalui oleh truk-truk tersebut banyak dimiliki oleh pemerintah provinsi Sumatera Utara. Maka, perlu menjadi perhatian Gubernur Tengku Erry Nuradi untuk berkoordinasi dengan Kapolda Sumatera Utara, agar menertibkan semua usaha  galian C, mulai dari soal perizinan sampai dengan penertiban ukuran tonase truk yang mengangkut bahan galian C tersebut,” kata Muhri.

Dirinya berjanji, keluhan ini akan sampai ke Gubernur dan masuk dalam prioritas laporan reses yang secara resmi akan disampaikannya melalui sidang Paripurna di gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara pada bulan Maret ini. (wol/rdn/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

WOL Photo/Ilham

Tim Jibom dan Jihandak Temukan Benda Mencurigakan di Bundaran Jalan Juanda

MEDAN, WOL – Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimobdasu bersama Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) TNI, mengamankan ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.