Newsticker
WOL / Sumut / Rencana UNBK SMP di Langkat Pinjam Laptop Guru SD
Suasana ujian nasional berbasis komputer. (Foto: Antara)
Suasana ujian nasional berbasis komputer. (Foto: Antara)

Rencana UNBK SMP di Langkat Pinjam Laptop Guru SD

LANGKAT, WOL – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017 akan dilakukan di beberapa sekolah setingkat SMP dan SMA di Indonesia.

Di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, rencana pelaksanaan UNBK 2017 tersebut, terkesan dipaksakan dan menjadi ajang gagah-gagahan para pejabat di Dinas Pendidikan Langkat.

Informasi yang diterima Waspada Online, untuk menuju pelaksanaan UNBK SMP harus meminjam laptop para guru-guru SD di Kabupaten Langkat yang menimbulkan keresahan para guru SD tersebut karena tidak ada jaminan terhadap laptop yang dipinjam dan ada dugaan pengutipan biaya sewa laptop terhadap para orang tua siswa SMP yang anaknya ikut UNBK.

Hal tersebut dibenarkan oleh Nirwan Bangun, KUPT DInas Pendidilkan Langkat di Kecamatan Binjai.

“Memang benar ada pinjam laptop, tatapi kalau kepala sekolah mengutip mengutip dana untuk sewa laptopnya, saya tidak tahu,” ujar Nirwan saat di konfirmasi Waspada Online terkait hal tersebut, Rabu (22/2).

Nirwan juga menyebutkan kalau penerapan pinjam laptop kepada guru SD untuk pelaksanaan UNBK SMP adalah perintah kepala dinas. “Kalau pinjam laptop untuk UNBK itu tidak kami saja (UPT) Kecamatan Binjai, tetapi juga kecamatan lain, dan itu perintah kepala dinas.

Kepala Dinas Pendidikan Langkat, Salam Syahputra juga tidak menepis soal pinjam- pinjam laptop kepada para guru SD untuk digunakan UNBK SMP 2017. ” Yang saya tahu sesuai laporan kasek (kepala sekolah) jumlah laptop yang dipinjam dari guru-guru SD setelah disortir, jumlahnya kurang, maka pihak sekolah meminjam kepada wali murid,” kata Salam dalam SMS-nya kapada Waspada Online Rabu (22/2).

Salam juga menyebutkan untuk menuju UNBK 2017 tidak ada paksaan hanya menjalankan regulasi. “Karena jumlah SMP yang ada tak sampai separuhnya  yang ikut UNBK. Kita ancungkan jempol untuk kasek yang berani dan.mau melaksanakan UNBK segala keterbatasannya degan melibatkan seluruh elemen demi memajukan pendidikan, “kata Salam.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Pelayanan Publik Sumatera Utara ( LKPPSU) Joharis Lubis, menyebutkan UNBK itu tidak dipaksakan bagi sekolah yang tidak mampu. “Kalau tidak mampu terapkan saja Ujian Nasional Berbasis Kertas, jangan hadi ajang gagah-gagahan dan akak-akalan yang ujunh-ujungnya untuk mencari keuntungan, ” kata Joharis.

Lanjut Joharis yang juga pengamat pendidikan itu, untuk menerapkan UNBK ada aturan yang mengikat. Ada peran pemerintah pusat, provinsi dn kabupaten/kota.” Jadi kalau belum mampu terutama dalam penyediaan komputer dan server, sebaiknya berbasis kertas saja, kan tidak dipaksakan,” ujar Joharis.(wol/rdn/data3)

 

Editor: SASTROY BANGUN

Baca Juga

foto: motorsport

Ferrari Dominasi GP Monaco

MONTE CARLO, WOL – Ferrari berhasil menguasai balapan GP Monaco di sirkuit jalanan Monte Carlo, ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.