_
Home / Sumut / Relokasi Mandiri Tahap Dua Terancam Gagal
foto: Waspada

Relokasi Mandiri Tahap Dua Terancam Gagal

KARO, WOL – Relokasi mandiri tahap dua terhadap 1.683 KK warga Desa Guru Kinayan, Desa Berastepu, Desa Kuta Tonggal, dan Desa Gamber terancam gagal menyusul aksi pemagaran jalan dengan kawat berduri dilakukan sekelompok warga diduga penduduk Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, di lahan relokasi, Kamis (21/7).

Pantauan di areal relokasi, puluhan warga Desa Lingga didampingi kepala desa setempat memasang pagar kawat berduri sekitar 250 meter dan plank bertuliskan, “dilarang merusak pagar ini!!!, Pasal 406 KUHP (Aset Desa Lingga).

Selain memasang pagar, warga juga menanam tanaman “Kalinjuhang” dan pisang yang berfungsi sebagai penguat tiang pagar agar lebih kokoh dan mendirikan beberapa tiang bendera merah dari bambu.

Dari warga desa yang melakukan aksi, diperoleh keterangan bahwa sebelum pemagaran pihak pengembang terlebih dahulu memasang plank tanda larangan memasuki ke area relokasi. Hal ini membuat warga Desa Lingga tidak berani memasuki kawasan itu.

Larangan ini membuat warga berinisiatif memasang pagar untuk melindungi aset Desa Lingga. Alasannya, karena keberadaan jalan yang merupakan aset Desa Lingga berada di tengah lahan relokasi.

Petugas dari Polres Karo dipimpin Kabag Ops dan Kapolsek Simpang Empat serta dari Koramil Simpang Empat turun ke lokasi guna mengawasi agar tidak terjadi hal-hal tak diinginkan. Sementara itu, pihak pengembang sekaligus pemilik lahan relokasi mandiri tahap dua belum dapat dihubungi.(wol/aa/waspada/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

642 Personil Amankan KNIA Jelang Lebaran

MEDAN, Waspada.co.id – Menjelang Idul Fitri 1440 H 2019, PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.