_
Home / Fokus Redaksi / Rakorwil Polda Pantai Timur Sumbagut Cegah Penyelundupan
WOL Photo

Rakorwil Polda Pantai Timur Sumbagut Cegah Penyelundupan

MEDAN, WOL – Praktik penyelundupan barang ilegal melalui jalur laut (perairan) yang terus berlangsung membuat Polri harus bertindak melakukan upaya pencegahan.

Sebab, masuknya barang impor ke tanah air secara ilegal sangat berdampak kepada prekonomian Indonesia. Belum lagi yang diselundupkan itu narkoba, bahan peledak dan barang lain yang tidak melalui jalur semestinya.

Karena itu, Polri menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Polda Pantai Timur Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) diikuti enam Polda, Aceh, Sumut, Jambi, Riau, Kepulauan Riau (Kepri) dan Sumatera Barat (Sumbar) di The Hill Hotel Sibolangit, Deliserdang, Senin (6/2).

“Dampak pertama, barang yang masuk berbahaya. Senjata api dan bahan peledak. Barang komoditas, jelas menghancurkan produksi lokal,” sebut Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian pada Rakorwil tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kapolda Sumut, Kabaharkam Polri, Kadiv Teknologi Informasi (TI) Polri, Asops Polri dan Staf Ahli (Sahli) Kapolri, Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Jambak, Kapolda Sumut, Irjen Rycko Amelza Dahniel, Kapolda Sumbar Brigjen Fahriza, Kapolda Jambi, Brigjen Yazid Fanani, Kapolda Riau, Irjen Zulkarnain, Kapolda Kepri, Irjen Sambudi Gusdian, Waka Polda Sumut, Brigjen Agus Andrianto, para pejabat utama dan Kapolres masing-masing daerah.

Menurut Kapolri, untuk mendukung sinergitas tersebut, Polri harus memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang layak. SDM merupakan aset terpenting dan kunci keberhasilan.

“SDM aset utama terpenting Polri. SDM memiliki peranan penting dalam Polri,” ujar Kapolri.

Dia juga sempat mengucapkan terima kasih kepada Direktur Pengamanan Objek Vital (Dir Pamobvit) Polda Sumut, Kombes Heri Subiansauri yang telah memberikan masukan, untuk memposisikan orang atau personel di tempat yang benar. Kombes Heri Subiansauri disenangi enam Kapolda peserta Rakorwil Polda Pantai Timur Sumbagut.

“Seperti disampaikan Kombes Heri (Subiansauri), kunci prinsip manaruh orang di tempat yang benar. 70 persen konsisten kerja bisa lebih kompetitif,” kata Tito disambut tepuk tangan peserta Rakorwil.

Selain itu, dia meminta kepada seluruh jajaran untuk mengaktifkan Bhabinkamtibmas, yang disebut sebagai agen penyelesaian masalah terdepan. Bhabinkamtibmas dianggap mampu mencegah koflik sosial karena langsung bersentuhan dengan masyarakat.

“Dengan adanya Bhabinkamtibmas, tidak terjadi konflik sosial karena sudah terdeteksi,” tukas Tito.(wol/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Polrestabes Bakar Sabu 9,5 Kg dan Ganja 168,588 Gram

MEDAN, Waspada.co.id – Sat Res Narkoba Polrestabes Medan memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu dan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.