_
Home / Sumut / Polres Nisel Bekuk 2 Pelaku Cabul Anak di Bawah Umur
WOL Photo

Polres Nisel Bekuk 2 Pelaku Cabul Anak di Bawah Umur

TELUKDALAM, Waspada.co.id – Tim Sat Reskrim Polres Nisel meringkus 2 orang pelaku pencabulan yang terjadi pada 2 orang korban anak di bawah umur.

Tersangka pertama berinisial A-L (60) warga Desa Siwalubanua, Kecamatan Somambawa, ditangkap di rumahnya Selasa (30/10) lalu, berdasarkan laporan keluarga korban berinisial JT (4).

Informasi yang diperoleh Waspada Online, Senin (5/11), peristiwa diduga pencabulan tersebut terjadi Senin (29/10) lalu. Saat itu korban sedang bermain-main di rumah pelaku. Kemudian pelaku mengajak korban bermain ke dalam kamar dan menggesek-gesek kan kemaluannya di bibir vagina korban.

Saat pelaku sedang membersihkan cairan sperma di bibir vagina korban, ibu korban datang dan melihat peristiwa tersebut, sehingga perbuatan cabul tersebut dilaporkan ke Mapolres Nias Selatan.

Untuk tersangka kedua, berinisial ST (59) warga Desa Silimabanua, Kecamatan Somambawa. Pelaku diduga melakukan persetubuhan terhadap seorang anak di bawah umur berinisial, MG (13) pada tanggal 27 September 2018 lalu.

Saat itu korban yang baru selesai buang air di lokasi pemandian umum, hendak pulang ke rumahnya. Tersangka ST yang diduga sudah mengintip korban langsung menarik korban kembali ke dalam tempat pemandian dan melakukan persetubuhan.

Usai melakukan perbuatan bejatnya, pelaku kemudian memberikan uang seratus ribu rupiah sambil mengancam akan membunuh korban apabila memberitahukan peristiwa tersebut kepada orang lain.

Korban yang merasa ketakutan, akhirnya menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada keluarganya, dan kemudian pihak keluarga melaporkan perbuatan tersebut ke Polres Nias Selatan. Petugas yang menerima laporan langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku saat bersembunyi di dalam rumahnya Sabtu (03/11) kemarin.

Kapolres Nias Selatan, AKBP Faisal F. Napitupulu, mengatakan kedua pelaku mengaku baru sekali melakukan tindakan cabul terhadap korban.

Tindak pidana terhadap anak ini, lanjut Faisal, bukan merupakan kejahatan biasa, tapi termasuk dalam serious crime (kejahatan serius).

“Kejahatan terhadap anak ini bukan hanya menjadi perhatian pemerintah tetapi sudah menjadi perhatian dunia internasional,” ujar mantan Kasubdit IV/ Renakta Polda Sumatera Utara ini.

Kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) (2) Subsider Pasal 82 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman Kebiri atau hukuman penjara paling lama 15 tahun. (wol/lvz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

2 Penghuni Hotel Tewas Ditembak OTK

ASAHAN, Waspada.co.id – Dua penghuni kamar hotel di Jalan Sei Gambus, Kecamatan Kisaran Barat, Senin ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: