_
Home / Sumut / Polisi Bekuk 3 Penganiaya Wartawan
WOL Photo

Polisi Bekuk 3 Penganiaya Wartawan

SIANTAR, Waspada.co.id – Polres Pematangsiantar akhirnya meringkus tiga pelaku kekerasan terhadap Tri Aditya Dharmawan yang sehari-harinya bekerja sebagai jurnalis media online.

Adapun ketiga pelaku berinisial AW, MS dan ZE. Para pelaku diamankan petugas dari luar Kota Siantar.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Heribertus Ompusunggu, didampingi Kasat Reskrim AKP D Ompusunggu, Senin (14/1) mengatakan dari ketiga tersangka petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Taft Warna Hitam tanpa nomor polisi, satu unit Mobil Pick Up Daihatsu Grand Max BK 9321 TP warna Silver.

Heribertus mengungkapkan untuk motif tindak kekerasan yang dialami korban masih terus dilakukan pengembangan oleh penyidik Sat Resrkim Polres Pematangsiantar.

“Atas perbuatannya, tersangka Melanggar Pasal 170 dari KUHPidana, kasus ini akan kita ungkap sampai ke akar-akarnya,” ungkap Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, Try Aditya wartawan salah satu media online bernasib naas diduga akibat pemberitaan yang dibuatnya beberapa waktu lalu.

Pria 23 tahun itu nyaris tewas dikeroyok belasan pemuda di salah satu kafe yang berada di Jalan Kartini, Kecamatan Siantar Barat, pada Sabtu (13/1).

Try pun harus dilarikan ke Rumah Sakit Rashyida karena menderita sejumlah luka di tubuhnya. Tak hanya itu, satu unit handphone miliknya juga diduga dilarikan kelompok pemuda tak dikenal.

Dari penuturan Try, Minggu (13/1), peristiwa tersebut bermula dari pemberitaan yang dimuat di media tempatnya bekerja. Pemberitaan itu berisi perambahan kayu ilegal yang dilakukan LD.

Saat sedang bersama dua orang rekannya, Try dihubungi menantu LD, Arif Sitanggang. Dalam sambungan seluler, Arif meminta untuk bertemu dengan Try, dengan alasan klarifikasi pemberitaan.

Setibanya di Hugo’s Cafe, sambung Try, dirinya kembali menghubungi Arif dan mengatakan bahwa dia telah tiba di lokasi. Namun Arif meminta untuk menunggu dengan alasan masih memiliki pekerjaan.

Sepuluh menit menunggu, Try didatangi belasan pria yang menumpangi 2 unit mobil. Salah satu mobil berlapis gambar ormas Pemuda Pancasila Kecamatan Siantar Barat. Tak banyak basa-basi para pria tak dikenal itu langsung menghajarnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Pakaian Impor Ilegal Banjiri Pasar Indonesia

JAKARTA, WOL – Para pengusaha tekstil yang tergabung dalam Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mengeluhkan banjirnya ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: