Breaking News
Home / Sumut / Pesan Moral JR Saragih Untuk Gereja HKBP
Bupati Simalungun JR Saragih  menghadiri seminar ekklesiologi HKBP wilayah II (Distrik  V Sumatera Timur, Distrik VII  Samosir, Distrik XIII Asahan Labuan Batu, Distrik XIV Tebing Tinggi Deli, Distrik XXIV Tanah Jawa) di Hotel Sapadia, Kota Siantar, Sumatera Utara, Kamis (20/4). (WOL Photo)
Bupati Simalungun JR Saragih menghadiri seminar ekklesiologi HKBP wilayah II (Distrik V Sumatera Timur, Distrik VII Samosir, Distrik XIII Asahan Labuan Batu, Distrik XIV Tebing Tinggi Deli, Distrik XXIV Tanah Jawa) di Hotel Sapadia, Kota Siantar, Sumatera Utara, Kamis (20/4). (WOL Photo)

Pesan Moral JR Saragih Untuk Gereja HKBP

P. SIANTAR, WOL – Etika berbudaya di masyarakat Sumatera Utara sangat mengkhawatirkan, hal ini membuat Bupati Simalungun JR Saragih meminta kepada gereja HKBP di Sumatera Utara untuk menghidupkan etika berbudaya di masyarakat.

“Kembalikan budaya beretika, jadikan gereja HKBP di Indonesia bahkan di Sumatera Utara sebagai sinergitas di masyarakat. Saya mengajak agar gereja HKBP ikut andil di tengah suasana dan kondisi di negara ini, di mana HKBP harus melestarikan budaya karena saya rindukan hal itu,” jelas Bupati Simalungun JR Saragih di Seminar ekklesiologi HKBP wilayah II (Distrik V Sumatera Timur, Distrik VII  Samosir, Distrik XIII Asahan Labuan Batu, Distrik XIV Tebing Tinggi Deli, Distrik XXIV Tanah Jawa) di Hotel Sapadia, Kota Siantar, Sumatera Utara, Kamis (20/4).

WOL Photo
WOL Photo

Kehadiran JR Saragih dalam rangka menghadiri Seminar ekklesiologi HKBP wilayah II (Distrik  V Sumatera Timur, Distrik VII  Samosir, Distrik XIII Asahan Labuan Batu, Distrik XIV Tebing Tinggi Deli, Distrik XXIV Tanah Jawa) di Hotel Sapadia, Kota Siantar, Sumatera Utara sekaligus menjadi kota kelima pelaksanaan seminar ekklesiologi HKBP wilayah II.

Perlu diketahui, ekklesiologi merupakan terminologi teologi yang membahas bagaimana sifat dan hakekat gereja baik secara teologis maupun institusional, serta mempelajari, memahami dan menghayati gereja sebagai tubuh Kristus. Oleh karenanya, pemahaman mengenai ekklesiologi tidak akan terhindari dari pemahaman dan penghayatan persekutuan gereja sebagai tubuh Kristus serta sebagai institusi yang memiliki hierarkis dan sistem pengambilan keputusan.

Diakuinya, melalui seminar ini orang nomor satu di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara bukan berbicara  sebagai bupati melainkan sebagai dirinya pribadi. Di mana, gereja HKBP harus menjadi terang dan garam untuk tangan-tangan yang penuh kasih.

Selain itu, JR Saragih meminta agar harus selalu membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan agar gereja tak dianggap sebagai tempat anker. Apalagi, HKBP merupakan salah satu gereja suku yang bertanggung jawab soal budaya.

“Kita melihat betapa luar biasa republik kita ini, di mana banyak perilaku aksi kekerasan di masyarakat. Artinya, saya sangat mengharapkan agar gereja HKBP memiliki kontrol yang terarah bukan menjelekkan tapi sifatnya memberikan masukan serta melayani masyarakat sehingga memiliki etika budaya yang kuat,” bebernya.

Hal serupa diutarakan oleh Reinward Simanjuntak selaku Plt. Sekda Kota Siantar mengatakan gereja harus turut serta dan mengambil peran besar di pemerintahan agar lebih maksimal. Terlebih, seminar ini lebih diarahkan bagaimana peran Gereja terhadap dinamika yang ada, agar seminar ini membangun linier dan sesuai dengan undang-undang dasar. Dari situ gereja bisa menarik posisi ada di mana, ada tugas pemerintah punya gambaran di mana posisi kita untuk memenuhi membangun relasi yang baik.

Check Also

WOL Photo

Pernyataan Resmi GPDI Dukung JR Saragih di Pilgubsu 2018

PEMATANG RAYA, WOL – Dukungan kepada JR Saragih buat maju menjadi Gubernur Sumatera Utara periode ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.