Breaking News
_
Home / Sumut / Pemprovsu Wujudkan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik
foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

Pemprovsu Wujudkan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik

MEDAN, Waspada.co.id – Wujudkan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) atau juga dikenal dengan istilah e-Government, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengintegrasikan data dan aplikasi yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hal itu terungkap dalam Rapat Koodinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan e-Government di lingkungan Pemprov Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Kamis (23/5). Rapat dipimpin oleh Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumut, M Faisal Hasrimy, dan dihadiri jajaran OPD dan ASN Pemrovsu.

“Usai rapat dengan Bapak Wakil Gubernur di awal, beberapa kali telah dilakukan rapat teknis lanjutan untuk mengetahui progres data dan aplikasi yang telah dimiliki oleh masing-masing OPD. Alhamdulillah, banyak progres terkait hal tersebut,” ujar Faisal.

Namun, kata Faisal, masih ada beberapa perbedaan-perbedaan pemahaman antar-OPD terkait kelengkapan data yang dikumpulkan. Untuk itu, diperlukan pembuatan standar dan regulasi termasuk hal-hal tambahan yang berkaitan dengan perwujudan SPBE, seperti penerapan tanda tangan elektronik pada masing-masing OPD dan koordinasi pengumpulan data dari Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumut.

“Dashboard Pimpinan (Dashboard Executive) kita sudah siap, hanya tinggal mengintegrasikan data dan aplikasi yang ada pada OPD. Untuk data, setiap OPD masih perlu mengemas data dengan baik sehingga data yang tampil mudah dibaca oleh pimpinan dan memberikan informasi saat disajikan. Dalam bentuk grafik? Tabulasi atau diagram, dan harus senantiasa update, khususnya yang berhubungan dengan data kependudukan misalnya,” jelas Faisal.

Turut mendukung perwujudan e-Government di Sumut, hadir GM Government Solution and Partnership PT Telkom Alfi Sumarta beserta jajaran memberikan arahan terkait teknis atau model pengintegrasian data OPD dalam satu Dashboard Executive yang akan diterapkan.

“Ketika merancang sistem digital dan melakukan pengintegrasian, harus mempersiapkan manajemen informasi seperti standarisasi data, agar bisa diteliti dan disesuaikan dengan sistem dan meneliti data untuk kebutuhan apa. Integrasi aplikasi menggunakan pendekatan yang komprehensif, termasuk standarisasi metodologi pembangunan aplikasi, infrasturuktur jaringan, konsolidasi data center, SDM dan organisasi seperti mengadakan training, konsolidasi dukungan user IT, penegasan akuntabilitas pengelolaan investasi IT, pengelolaan struktur Governance TI yang membagi peran dan tanggung jawab, dan lainnya,” jelas Alfi. (wol/aa/data1)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Gubsu Berharap Terapan Teknologi Jarwo di Sumut

SEI BULUH, Waspada.co.id – Usai membuka Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: