Home / Sumut / Pemprovsu Prioritaskan Pengalihan Hutan Lindung Untuk Huntap Bagi Pengungsi Sinabung
WOL Photo

Pemprovsu Prioritaskan Pengalihan Hutan Lindung Untuk Huntap Bagi Pengungsi Sinabung

MEDAN, WOL – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, terkait rencana pembangunan hunian tetap (huntab) bagi para 2000 KK lebih pengungsi Sinabung yang saat ini masih berada di tempat pengungsian di delapan desa di Kabupaten Karo.

“Kita terus berkoordinasi dengan pemerimtah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR dalam rencana pembangunan hunian tetap atau huntap bagi para pengungsi Sinabung dan ghal tersebut menjadi program prioritas yang harus dituntaskan,” ujar Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi Sumatera Utara, Ida Mariana kepada Waspada Online baru-baru ini.

Ida Mariana juga menyebutkan masalah yang dihadapi saat ini adalah pengalihan lahan hutan lindung di Karo yang akan diperuntukkan untuk hunian tetap ( huntap) bagi para pengungsi yang telah kehilangan desanya akibat erupsi Sinabung.

“Dalam hal ini Pemkab Karo, Pempropsu dan Kementerian PUPR dan Kementerian Kehutahan terus berkoordinasi agar proses peruntukan lahan hutan lindung menjadi huntap segera terselesaikan dan para pengungsi secepatnya mendapatkan rumah dan tidak di penampungan pengungsian lagi,” kata Ida.

Sebelumnya  terlah digelar rapat koordinasi terkait lahan reloksi pengungsi Sinabung yang dilakukan oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Kementerian PUPR, BNPB, BPBD Sumut, Dinas Kehutanan Sumut dan Pemkab Karo.

Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Yan Manggesa menyebutkan kegiantan tersebut dilakaukan guna percepatan pelaksanaan penanganan para pengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung.

“Pemerintah tidak mau masyarakat pengungsi berlama-lama di pengungsian. Jadi dalam waktu yang singkat ini sesuai dengan rencana aksi yang akan berakhir Desember 2017, semua kegiatan yang menyangkut penanganan percepatan Sinabung harus selesai,” ujar Yan.

Oleh karena itu, ungkap Yan Manggesa, kuncinya sekarang ada di Pemkab Karo.”Pemkab Karo sudah diberi masukan supaya membuat program yang jelas dan terinci untuk penyelesaian semua permasalahan yang dihadapi hingga saat ini,” kata Yan.

Kata Yan, Pemkab Karo sudah menjabar semua permasalahan dan diberi target, semua permasalahan di inventarisir dan diputuskan, sehingga tujuan untuk mempercepat penyelesaian penanganan Sinabung dapat terpenuhi.

Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis  menyebutkan pihaknya segera membentuk tim terpadu dalam upaya percepatan penanggulangan pengungsi untuk mengawal rencana aksi sampai dengan 2018.

“Kedua siap  mengadvokasi penatausahaan bantuan hibah BNPB kepada Pemkab Karo. Kemudian.yang ketiga, kita akan membantu Pemkab Karo segera mengeluarkan pengungsi dari posko-posko penampungan pengungsi yang jumlahnya 2117 KK dengan koordinasi dengan Pemkab Karo terkait data validasi pengungsi terakhir, ” ujar Riadil.

Riadil menyebut, para pengungsi dari tempat penampungan akan dipindahkan ke tempat tempat sementara sembari pembangunan hunian baru selesai. ” Para pengungsi kita tempatkan di rumah – rumah yang layak jadi tidak di tenda lagi yang ada selama ini, ” pungkas Riadil. (wol)

Check Also

Gubernur Sampaikan Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2019

MEDAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menyampaikan nota keuangan dan Rancangan Peraturan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: