_
Home / Sumut / Pemprovsu Laksanakan Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni
foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

Pemprovsu Laksanakan Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni

LABURA, Waspada.co.id – Untuk mewujudkan Sumatera Utara (Sumut) yang maju, aman dan bermartabat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) konsisten membantu masyarakat kurang mampu melalui program bedah rumah tidak layak huni.

Tahun ini, setidaknya ada 11.912 rumah tidak layak huni di Sumut yang akan mendapat bantuan program bedah rumah. Jumlah tersebut terdiri atas 610 unit dari dana APBD Sumut dan 11.127 unit dari dana APBN, serta 175 unit kontribusi pengembang perumahan (REI dan Apersi).

Program bedah rumah ini juga selaras dengan visi misi Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah, antara lain mewujudkan masyarakat Sumut yang bermartabat dalam kehidupan, karena memiliki iman dan takwa, tersedianya sandang pangan yang cukup, dan rumah yang layak.

“Kita bersyukur kepada Allah SWT, atas terlaksananya program bedah rumah ini. Semoga program bedah rumah ini dapat membantu saudara-saudara kita memiliki rumah layak huni,” kata Gubsu pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXVI tahun 2019 tingkat Provinsi Sumatera Utara di Aek Kota Batu, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) baru-baru ini.

Dikatakan, selain tempat tinggal dan istirahat, keberadaan rumah layak huni sangat penting untuk pembinaan keluarga. Melalui rumah layak huni yang nyaman, diharapkan terbangun keluarga yang sehat dan sejahtera.

Kadis Perkim Sumut, Ida Mariana Harahap, menyampaikan tahun ini Pemprovsu akan melaksanakan program bedah rumah 11.912 rumah tidak layak huni. Jumlah tersebut terdiri atas 610 unit dari dana APBD Sumut dan 11.127 unit dari dana APBN serta 175 unit dari kontribusi pengembang perumahan di sumut

Dijelaskan, untuk program bedah rumah yang bersumber dari APBD Sumut, masing-masing penerima bantuan akan mendapatkan bantuan Rp26 juta/unit ditambah Rp4 juta untuk ongkos tukang. Program APBN masing-masing akan mendapatkan Rp15 juta/unit ditambah Rp2,5 juta untuk ongkos tukang.

Pada kesempatan itu, Gubernur menyerahkan bantuan bedah rumah sebanyak 20 unit yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Sail Nias Meriah, Pariwisata Bakal Digenjot

TELUKDALAM, Waspada.co.id – Acara puncak Sail Nias 2019, yang dipusatkan di Dermaga Pelabuhan Baru Telukdalam, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.