Breaking News
Home / Sumut / Pembangunan Sebuah Negara Sangat Tergantung Kontribusi Perempuan
Foto: Waspada.co.id

Pembangunan Sebuah Negara Sangat Tergantung Kontribusi Perempuan

MEDAN, Waspada.co.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise mengatakan pembangunan Pemberdayaan Perempuan di Indonesia diarahkan kepada upaya untuk meningkatkan posisi tawar, kompetensi serta peningkatan peran dan kedudukan perempuan di berbagai bidang pembangunan.

WOL Photo

Perempuan “tidak harus mendominasi” laki-laki tetapi bagaimana membuat hubungan relasi yang seimbang dan harmonis, berbagi peran baik di dalam keluarga, masyarakat sampai dalam tahapan membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pernyataan ini dikatakan Yohana Susana Yembise pada acara Temu Nasional Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Tahun 2018 di Hotel Grand Aston Senin (12/11/) siang.

Ditambahkannya, inilah hakekat dari kesetaraan gender yang diharapkan terwujud di Indonesia, dengan memberikan akses, memberikan kesempatan, untuk berpartisipasi dan terlibat dalam proses pembangunan yang adil sesuai dengan kebutuhan, kepentingan dan aspirasi yang memang berbeda antara perempuan dan laki-laki. Hal-hal inilah yang harus diyakini sebagai upaya untuk menempatkan keduanya sebagai sumber daya potensial untuk mendukung keberhasilan pembangunan.

Perempuan dan Anak Merupakan Aset Bangsa
Sementara itu anak merupakan aset bangsa yang tak ternilai harganya. Begitu berharganya anak maka mereka harus dijaga dengan baik. Mangapa anak begitu berharga bagi sebuah bangsa? Anak adalah calon-calon generesi penerus yang pada masanya nanti akan menggantikan generasi sebelumnya.

Di tangan merekalah kelak roda pembangunan akan dijalankan. Indonesia sebagai negara yang visioner telah meletakkan pembangunan di bidang anak sebagai salah satu hal yang sangat penting dan strategis.

WOL Photo

Perempuan dan anak merupakan isu lintas sektor dan lintas bidang yang sangat strategis. Berhasil tidaknya pembangunan sebuah negara sangat tergantung pada kontribusi yang mereka berikan,”jelas Yembise.

Berbagai peraturan nasional maupun internasional telah dilahirkan dan dijadikan landasan hukum untuk menjamin kesejahteraan dan perlindungan perempuan dan anak.

Sebut saja Konvensi CEDAW sebuah peraturan dari PBB yang mengatur tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan yang kemudian diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 1984.

Check Also

Ayah, Luangkan Waktumu Untukku

Waspada.co.id – “Ayahku selalu memberikan aku dan saudara-saudaraku support.” Demikian Mona berbicara tentang ayahnya. Menurutnya, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: