Breaking News
Home / Sumut / Pelaksanaan UN Tak Perlu Jadi Indikator Kualitas Pendidikan
WOL Photo/Ega Ibra
WOL Photo/Ega Ibra

Pelaksanaan UN Tak Perlu Jadi Indikator Kualitas Pendidikan

MEDAN, WOL – Ombudsman Republik Indonesia menilai pemerintah tidak perlu memaksakan pelaksanaan Ujian Nasional sebagai indikator kualitas pendidikan. Menurut pimpinan Ombudsman RI Ninik Rahayu, Kamis (7/4), pelaksanaan UN justru menciptakan kompetisi yang tidak sehat di dunia pendidikan.

Kondisi itu dibuktikan dengan banyaknya kecurangan dalam pelaksanaan UN dengan modus yang bervariasi. Ninik mencontohkan, salah satu guru di sebuah sekolah di Padang, Provinsi Sumatera Barat, memberikan jawaban ujian kepada peserta UN.

Selain itu, ada juga siswa yang bermodus berulang kali ke kamar kecil tanpa didampingi pengawas ujian. Ada pula siswa yang bermodus lupa mengunci sepeda motor sehingga harus kembali ke parkiran yang lokasinya cukup jauh dari ruang ujian.

Ninik mengatakan, banyaknya kecurangan dalam penyelenggaraan UN, baik itu dilakukan oleh murid, guru, dan pengawas, mengindikasikan bahwa UN telah menghancurkan integritas dunia pendidikan dan moral para pendidik dan peserta didik. Oleh karena itu, Ombudsman akan membuat rekomendasi kepada Mendikbud untuk perbaikan dunia pendidikan ke depan.

“Kita akan rapat pleno sebelum menyampaikan ke Mendikbud. Kalau memang ini bukan penentu kelulusan, kenapa masih dibuat, apakah hanya seremoni atau apa. Kan buang-buang uang saja, ini biayanya besar sekali lho,” kata Ninik.

Menurut Ninik, pemerintah tidak bisa membuat standar yang sama untuk kelulusan karena kualitas pendidikan sangat tergantung ke kondisi masing-masing daerah.

“Kita tidak bisa membuat standar yang sama, anak Papua pinggiran dengan Jawa Timur misalnya, itu tidak bisa disamakan karena aksesnya berbeda, papua pinggiran internet saja tidak ada, mana mungkin bisa ujian komputer,” katanya.

Dia juga mencontohkan di Amerika yang terdiri dari banyak negara bagian tidak ada UN, karena diserahkan ke negara bagian masing-masing. “Kalau saya pribadi, tidak perlu kita paksakan UN ketimbang kompetisinya tidak sehat begini,” tuturnya.(wol/cza/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo/Lihavez

Densus Anti Teror Amankan Ngunduh Mantu Kahiyang-Bobby

MEDAN, WOL – Detasemen Anti Teror Khusus (Densus), turut serta disiagakan mengamankan acara ngunduh mantu ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.