Home / Sumut / Pagar Tembok Tanah Milik RPM Tambunan Dihancurkan OTK
WOL Photo

Pagar Tembok Tanah Milik RPM Tambunan Dihancurkan OTK

MEDAN, Waspada.co.id – RPM. Tambunan (74) warga Kelurahan Tanjung Sari Medan Selayang melaporkan pengrusakan pagar tembok beton tanahnya di Jalan Bunga Rinte XII, Kelurahan Medan Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan yang dilakukan sekelompok orang tak dikenal (OTK) ke Polda Sumut Rabu (25/6).

Didampingi Rinto Maha selaku kuasa hukumnya, RPM Tambunan meminta agar para pelaku pengrusakan pagar tembok tanah miliknya di tangkap. Rinto Maha mengatakan ada dugaan mafia tanah bermain dalam kasus yang ditanganinya ini.

“Pada tahun 2016 lalu kami telah melaporkan kasus penyerobotan lahan milik klien kami RPM Tambunan Polda Sumut. Tidak ada proses yang jelas terkait kasus ini, dan tiba-tiba saja pada bulan Juni 2018 pengaduan kami di lSP3 kan oleh Rekrimum Polda Sumut.

Saya sangat kecewa dengan hal ini. Diduga karena pengaduan kami diSP3kan oleh Reskrimum Polda Sumut, maka mafia tanah kembali berusaha akan menguasai tanah milik klien kami dengan melakukan pengerusakan pagar tembok lahan klien kami,” ujar Maha.

Selain mengadukan pengerusakan pagar tembok lahan milik RPM Tambunan, Maha juga akan mengadukan hal ini ke Kompolnas dan ke Propam Polda Sumut. “Ini sudah keterlaluan, tanpa alasan yang jelas, laporan kami diSP3kan,” kata Maha.

Seperti diketahui, dalam kasus tanah RPM Tambunan tersebut, penyidik Polda Sumut terkesan ‘kesulitan’ mengungkap kasus dugaan pemalsuan dokumen yang berujung pada penyerobotan lahan milik mantan Bishop (pemimpin pendeta) Gereja Methodist Indonesia (GMI), RPM Tambunan tersebut.

Tanah milik mantan Bishop GMI itu terdiri dari dua persil seluas 630 meter persegi di Jalan Bunga Rinte XII, Kelurahan Medan Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan.

Reskrimum Polda Sumut kemudian mengSP3kan kasus tersebut.(wol/data1)

Editor: RIDIN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: