Home / Sumut / Musa Rajekshah: Tanpa Ilmu yang Baik Kita Akan Dijajah
WOL Photo/Ist

Musa Rajekshah: Tanpa Ilmu yang Baik Kita Akan Dijajah

MEDAN, WOL – H Musa Rajekshah sangat mengapresiasi langkah-langkah organisasi Muhammadiyah yang tetap menjaga kualitas pendidikan khususnya di lingkungan sekolah yang dikelola organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan 108 tahun yang lalu.

Hal itu disampaikan tokoh muda Sumatera Utara saat memberikan sambutan pada Milad Muhammadiyah ke 108 H/105 Masehi dan Milad PCM Tanjungsari ke-55 tahun serta peresmian gedung RPS SMK Muhammadiyah 8 Medan, Minggu (17/12) lalu.

Hadir dalam kesempatan itu Prof Dr H Dadang Kahmad MSi, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Firdaus Nali, Ketua Badan Pengurus Harian UMSU, Ir Yuswardi Yusuf, Ketua Hizbul Wathon Medan dan M Yusuf, Ketua PCM Tanjungsari.

Musa Rajekshah kemudian menceritakan bagaimana dia menonton Film ‘Sang Pencerah’ yang menceritakan bagaimana perjuangan KH Ahmad Dahlan. Diceritakan pria yang akrab dipanggil Ijeck, dalam film itu digambarkan bagaimana perjuangan KH Ahmad Dahlan memperjuangkan umat dengan keras termasuk bagaimana tantangan dengan kaum penjajah.

“Beliau (KH Ahmad Dahlan) berbuat untuk umat Islam di Indonesia. Apa yang diperjuangkan almarhum, hendaklah kita tidak berkurang semangat perjuangan membangun umat,” terang Ijeck.

Pada kesempatan itu Musa Rajekshah mengingatkan warga Muhammadiyah kompak menjaga persatuan sehingga dapat mencegah upaya memecah belah persatuan. Dengan persatuan yang kuat akan sulit bagi pihak-pihak luar yang ingin memecah belah umat.

Musa Rajekshah juga menyampaikan harapannya agar Muhammadiyah tidak berhenti mendirikan lembaga pendidikan.

“Kalau ilmu yang kita berikan akan terus melekat hingga akhir hayat. Tanpa ilmu yang baik kita akan dijajah. Semoga ke depan bangsa ini semakin sadar akan pentingnya ilmu pengetahuan. Kalau kita terlambat dan akhirnya jatuh terpuruk hingga menyesal kita akan sulit bangkit,” demikian H Musa Rajekshah.

Prof Dr H Dadang Kahmad MSi, dalam sambutannya antara lain menyatakan, Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi terbesar di Indonesia saat ini, telah memasuki usia ke 108. Selama rentang waktu itu, Muhammadiyah mampu bertahan dan berkembang sehingga menjadi cerdas dan matang dalam berorganisasi.

Prof Dadang berharap, di usianya ke 108 Muhammadiyah akan terus berkembang dan tetap eksis di tengah-tengah masyarakat dalam menjalankan dakwah Islam Amar ma’ruf nahi mungkar menuju Indonesia yang bermartabat.

Pendidikan paling penting bagi bangsa Muhammadiyah membangun sekolah sekolah tanpa berharap bantuan dari pemerintah dan saat ini sudah mendirikan sekolah muhammadiyah 14.000.

Usai acara dilanjutkan dengan kegiatan gerakan amal shaleh, H Musa Rajekshah menyumbangkan satu ruangan kelas. (wol/rls/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

Wagub Sebut Syekh Rajagukguk Contoh Tauladan

SIMALUNGUN, Waspada.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah menyebutkan kehadiran Persulukan Serambi Babussalam Simalungun ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: