_
Home / Sumut / Menteri Pariwisata Bantah FDT 2015 Terkesan Dipaksakan
Istimewa

Menteri Pariwisata Bantah FDT 2015 Terkesan Dipaksakan

MEDAN, WOL – Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya menolak jika perhelatan Festival Danau Toba di Kabupaten Karo terkesan dipaksakan. Namun ia tidak menampik jika event pariwisata itu minim dalam hal promosi.

“Setuju kalau dibilang promosinya kurang,” katanya usai membuka Festival Danau Toba 2015 di Pasar Buah dan Bunga Berastagi, Kabupaten Karo, kemarin.

Meski demikian, ia berharap seluruh elemen masyarakat Sumut untuk melihat sisi positif dari kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan potensi kepariwisataan Sumut itu. Ia bahkan dengan tegas membantah jika FDT 2015 merupakan bentuk tidak berempati terhadap masyarakat yang menjadi korban erupsi Gunung Sinabung di daerah tersebut.

Secara pribadi, kata Menpar, pihaknya berempati dan sangat memahami kondisi masyarakat, serta mengharapkan masyarakat Karo mendapatkan perlindungan, kesehatan, dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut. Akan tetapi ia berharap masyarakat tetap optimis untuk menghadapi masa depan. “Untung saja kita laksanakan di sini. Itu sudah bagus,” katanya, Kamis (20/11).

Kementerian Pariwisata menetapkan Berastagi, Kabupaten Karo sebagai lokasi penyelenggaraan Festival Danau Toba sesuai usulan Pemprov Sumut. Pihaknya mengharapkan dengan adanya penyelenggaraan Festival Danau Toba itu menjadi sumber penerimaan pendapatan daerah yang dapat dimanfaatkan dalam menyejahterakan masyarakat.(wol/cza/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Hindari Macat Mudik, Ini Jalur Alternatif Menuju Tanah Karo

MEDAN, Waspada.co.id – Polsek Pancurbatu bekerja sama dengan Satlantas Polrestabes Medan telah menyiapkan jalur alternatif ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.