Breaking News
Home / Sumut / Martabe Lakukan Operasi Mata Katarak Gratis
WOL Photo
WOL Photo

Martabe Lakukan Operasi Mata Katarak Gratis

BATANGTORU, WOL – Tambang Emas Martabe terus berupaya ikut berpartisipasi menurunkan angka penderita katarak di Sumatera Utara. Salah satunya dengan menggelar Pekan Informasi Katarak yakni sosialisasi cara mendeteksi dini katarak.

Pekan Informasi Katarak ini pun sekaligus menjadi pembuka rangkaian Pemeriksaan dan Operasi Katarak Gratis 2017 “Buka Mata Lihat Indahnya Dunia”, hasil kerjasama Tambang Emas Martabe, A New Vision, dan Kodam I Bukit Barisan.

Kegiatan tahunan ini juga merupakan bagian dari dukungan Tambang Emas Martabe terhadap visi pemerintah Indonesia untuk mewujudkan Indonesia bebas buta katarak pada 2020.

Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, mengatakan pada tahun ini, Pekan Informasi Katarak dilakukan di beberapa daerah, yakni Makodim 0212/TS di Padang Sidempuan dan Koramil 13 Panyabungan, Makodim 0210/TU di Tarutung dan Makodim 0211/TT di Sibolga, serta di Balai Marguna, Kantor Camat Batangtoru.

“Para peserta Pekan Informasi Katarak merupakan pemuka masyarakat desa, tokoh adat, agama, guru, penggerak PKK, tenaga kesehatan, kader penyuluh, dan anggota TNI serta aparat pemerintahan setempat. Selama mengikuti sosialisasi, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai berbagai penyakit mata, khususnya katarak. Tak hanya itu, pengetahuan lainnya yang diberikan kepada para peserta sosialisasi adalah untuk melakukan pemeriksaan mata atau visus. Adapun, total peserta yang mengikuti Pekan Informasi Katarak dari berbagai tempat tersebut yakni 800 orang,” tuturnya.

Kegiatan ini dilakukan pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis sebagai bentuk konsistensi komitmen kami untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sumut khususnya Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan sekitarnya.

“Berdasarkan data yang kita peroleh saat ini katarak masih menjadi penyebab utama kehilangan penglihatan atau kebutaan, baik di Indonesia maupun di dunia. Di Sumut, diprediksi ada sekitar 170.000 hingga 200.000 orang penderita katarak. Setiap tahunnya, ada sekitar 17.000 orang penderita katarak baru,” jelasnya.

Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata dan menyerang semua usia. Penyebabnya bermacam-macam diantaranya penuaan jaringan lensa mata, paparan sinar ultra violet matahari yang terlalu kuat, benturan yang mengenai lensa mata, peradangan lensa mata, diabetes, dan genetik atau bawaan lahir,” tambah Katarina.

“Adapun, beberapa gejala katarak antara lain, penglihatan menurun tanpa ada rasa sakit pada mata, silau saat melihat matahari pada siang dan lampu pada malam, sering mengganti kacamata, dan ada penglihatan ganda. Pada sosialisasi ini disampaikan pula informasi agar para peserta mengetahui perbedaan katarak dengan penyakit mata lainnya seperti glaukoma, ptergyium, dan diabetic retinopathy,” tukasnya.(wol/eko)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo/Lihavez SA

Gubsu Lantik 17 Satgas Pemberantasan Narkoba

MEDAN, WOL – Gubernur Sumatera Utara, Erry Nuradi, melantik 17 Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Pencegahan ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.