_
Home / Sumut / LKMD Desa Medan Estate Gelar Nobar Film Penghianatan G30S/PKI
Usai menandatangani perjanjian integritas NKRI harga mati Danramil 13 PST Mayor Arth. Nirmawan SH bersama Wakapolsek AKP Junaidi memberikan ucapan selamat kepada Ketua LKMD Medan Estate Indra Surya Nasution yang telah sukses menggelar acara nobar film Pengkhianatan G 30 S/PKI di Desa Medan Estate Jumat (29/9) malam.

LKMD Desa Medan Estate Gelar Nobar Film Penghianatan G30S/PKI

MEDAN, WOL – Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) Desa Medan Estate, Kecamatan Perut Seituan , Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, menggelar acara nonton bareng film sejarah Pengkhianatan G30S/PKI yang diprakarsai oleh Danramil 13 PST dalam rangka hari kesaktian Pancasila dan menyambut HUT ke-72 TNI bersama rakyat yang dilaksanakan di komplek halaman ruko MMTC simpang Unimed Desa Medan Estate Jumat (29/9) malam.

Menurut Ketua LKMD Desa Medan Estate Indra Surya Nasution,  moment kegiatan nonton bareng film Pengkhianatan G30S/PKI ini dilaksanakan mengingatkan generasi muda mengenang jasa pahlawan memperjuangkan bangsa dalam menegakan Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar Negara Indonesia pada peristiwa Pengkhianatan Gerakan 30 September 1965 oleh Partai Komunis Indonesia.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para Pahlawan serta menanamkan rasa cinta terhadap tanah air, menimbulkan rasa patriotisme di kalangan generasi muda sebagai tongkat estafet kepemimpinan  serta kita harus jeli dan waspada terhadap pengaruh bahaya PKI.

Dalam acara nonton bareng  ini juga diadakan perjanjian integritas penandatanganan Momerondum Under Standing (MoU) kepada Muspika, LKMD,Ol ormas dan Kabag Hukum Deliserdang yang isinya tentang kesetiaan kepada negara bahwa “NKRI harga mati”.

“Atas Nama LKMD Desa Medan Estate mengucapkan terima kasih kepada Dandim 0201 BS, Polrestabes Medan yang telah memberi izin dan dukungan Muspika Percut Seituan sehingga acara nonton bareng film dokumenter Pengkhianatan G 30 S/ PKI bisa terlaksana sehingga1050 tempat duduk yang disediakan penuh oleh masyarakat untuk menonton tak kurang dari 3000 orang.

Mudah mudahan kegiatan nonton bareng ini bisa bermanfaat bahwa Peristiwa kekejaman PKI terhadap  tujuh jendral yang dibunuh secara sadis di Lubang Buaya tidak akan terulang lagi dengan menjaga persatuan dan kesatuan NKRI serta kita harus tetap waspada akan bahaya PKI dengan menyatukan satu misi cinta tanah air Indonesia,” harap Indra.

Salah seorang pelajar Muhammad Zularsil siswa Kelas IX 6 SMP Negeri 2 Percut Seituan  juga memberikan komentar bahwa pemutaran film Dokumenter G 30 S/ PKI sangat berguna bagi dirinya sebagai pelajar yang selama ini belum mengerti tentang sejarah G30 S/PKI yang terjadi pada tahun 1965.

Dirinya merasa sangat berterima kasih kepada LKMD Desa Medan Estate yang telah menggelar Acara nonton bareng ini serta berharap agar setiap tahun tetap membuat acara seperti ini agar generasi muda khususnya para pelajar bisa mengerti akan sejarah G 30 S/PKI yang selama ini tidak mengerti menjadi paham dengan di putar ulang film dokumenter sejarah ini sehingga rasa cinta terhadap tanah air akan tertanam di kalangan generasi muda.

Hadir pada acara nonton bareng ini antara lain Danramil 13 PST Mayor Arth. Nirmawan SH, Kapolsekta Percut Seituan diwakili Wakapolsek AKP. Junaidi, Sekdes Medan Estate Rusmiati, Bhabinkamtibmas, Iptu Thomas Sembiring mahasiswa, pelajar dan masyarakat. (wol)

Check Also

Advokat Peduli Lingkungan dan Pertambangan Kawal Kasus Kebakaran Pabrik Mancis

MEDAN, Waspada.co.id – Himpunan Advokat Peduli Lingkungan dan Pertambangan Indonesia gelar seminar mengenai banyaknya pelanggaran ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.