Home / Sumut / Lima Mantan Sekda Dampingi Gubsu di Pelantikan PWRI Sumut
WOL Photo

Lima Mantan Sekda Dampingi Gubsu di Pelantikan PWRI Sumut

MEDAN, WOL – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) T Erry Nuradi melantik Pengurus Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sumut Masa Bakti 2017-2022. Pelantikan ini dilakukan di Aula Raja Inal Kantor Gubsu, Sabtu (24/2).

Dalam pelantikan tersebut, Hasban Ritonga yang merupakan mantan Sekda Sumut dipercayai memimpin organisasi itu selama lima tahun ke depan. Selain itu, pada pelantikan tersebut turut hadir empat mantan Sekda Provsu lainnya yang mendampingi Gubernur Sumut. Keempatnya yakni Nurdin Lubis, RE Nainggolan, Muhyan Tambusai dan Abdul Wahab Dalimunthe.

“Kelima mantan Sekda Provsu hari ini hadir. Itu artinya hubungan kelimanya dengan Gubernur Sumut saat ini bagus,” ujar Hasban kepada wartawan.

Dikatakan Hasban, PWRI adalah salah satu organisasi yang ada di kabupaten/kota hingga sampai anak ranting. Organisasi tersebut merupakan organisasi pensiunan PNS, BUMN dan BUMD yang cukup dewasa. “Organisasi kita ini adalah organisasi yang memiliki potensi bermitra dangan pemerintah. Terutama dalam memberikan saran dan masukan terkait kemajuan suatu daerah,” sebutnya.

Bukan hanya itu, PWRI juga menjadi organisasi untuk saling melihat dan membangun silaturahmi. Ke depan tidak tertutup kemungkinan mereka akan membuat forum pencerdasan ke sesama anggota yang merupakan pensiunan dan lain sebagainya. Hal lainnya yang dilakukan yakni upaya-upaya untuk menyejahterahkan PNS. Jika PNS sejahtera, maka tidak tertutup kemungkinan pensiunan juga akan sejahtera.

“Dan upaya ini bukan hanya butuh perhatian gubernur, melainkan walikota dan bupati di 33 kabupaten/kota juga harus mendukungnya,” sebut Hasban yang juga mengutarkan niatnya tulus untuk membangun PWRI.

Gubernur Sumut, T Erry Nuradi dalam sambutannya mengatakan, kemajuan suatu bangsa, tidak terlepas dari peran orangtua, terutama dalam hal ini peran para pahlawan bangsa dan pensiunan yang telah mengabdikan dirinya untuk negara.

“Seorang prajurit kapanpun ia siap memberikan darma baktinya kepada tanah airnya dan bangsanya. Itulah ketika ia mendapat amanah sebagai birokrasi dan pejabat,” kata Erry

Bahkan sebagai purna pun, ia tidak pernah mengenal waktu untuk selalu berbuat dan berbakti kepada bangsa dan negaranya, tempat kita mengenyam pendidikan, berkarya dan mendapat rejeki. Tempat kita yang telah memberikan banyak hal. “Termasuk ketika massa jabatan kita berakhir, maka jangan pernah berhenti untuk berbuat. Inilah yang dilakukan PWRI,” kata Gubsu.

Sebagai penghargaan kepada wredatama, pihaknya telah membuat nama-nama ruangan di kantor Gubernur Sumut tersebut yang dahulunya nama-nama bunga diganti menjadi nama-nama mantan Gubernur Sumut. “Salah satunya ruangan Martabe ini sudah kita ganti namanya menjadi ruangan Raja Inal Siregar. Karena dari 72 tahun Indonesia telah merdeka, hanya ada 20 gubernur saja yang pernah memimpin Sumut ini,” sebutnya.

Atas dasar itulah, pengalaman ketokohan mereka dalam birokrasi harus dihargai untuk lebih menjadikan daerah maupun provinsi ini menjadi lebih baik lagi ke depannya. (wol/data2)

Editor: RIDIN

Check Also

Perempuan Sumut Harus Bangkit dan Unjuk Gigi

MEDAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menghadiri acara Temu Nasional Forum Partisipasi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: