_
Home / Fokus Redaksi / Kronologi Raibnya Uang TAPD Rp1,6 M di Parkiran Kantor Gubsu
Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu

Kronologi Raibnya Uang TAPD Rp1,6 M di Parkiran Kantor Gubsu

MEDAN, Waspada.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberikan keterangan soal hilangnya uang senilai miliaran rupiah di parkiran Kantor Gubsu, Selasa (10/9).

Dalam keterangan yang disampaikan, mobil Toyota Avanza BK 1875 JZ yang membawa uang honor kegiatan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Sumatera Utara (Sumut) dibobol kawanan maling saat terparkir di halaman kantor Pemprov Sumut di Jalan Pangeran Diponegoro, Senin (9/9) sore.

Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu

Akibatnya uang sebesar Rp1.672.985.500 miliar yang diletakkan di bagian bagasi mobil itupun lewong dibawa kabur oleh para pelaku. Kini kasusnya sudah dilaporkan ke Mapolrestabes Medan.

Sebelum uang yang nilainya mencapai miliaran rupiah itu hilang, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumut, M Aldi Budianto (40) bersama rekannnya yang merupakan PHL di biro perbekalan kantor tersebut, Indrawan Ginting (36) mengambil uang dari Bank Sumut yang berada di Jalan Imam Bonjol, Senin (9/9).

Kemudian mereka berdua membawa uang tersebut dengan meletakkannya di bagian bagasi belakang mobil. Namun setibanya di halaman parkir kantor Pemprovsu yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro Kota Medan, keduanya pun meninggalkan mobil untuk Shalat Ashar di masjid yang ada di dalam komplek perkantoran pemerintahan Provinsi Sumatera Utara itu.

Sehabis shalat, keduanya terkejut ketika kunci remot mobil sudah tidak berfungsi lagi saat membuka pintu mobil tersebut. Ternyata, lubang kunci mobil telah rusak, setelah dicek pintu mobil bisa terbuka.

Tak pelak, peristiwa itupun langsung menghebohkan sejumlah pegawai dan pejabat di Kantor Pemprovsu. Lantas, kejadian itu dilaporkan ke Polrestabes Medan. Petugas langsung turun melakukan olah TKP dan mengamankan mobil untuk dibawa ke Mapolresta Medan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumut, Raja Indra Saleh, menyebut uang tersebut untuk honor kegiatan TAPD di lintas OPD.

Uang tersebut diambil tunai karena akan didistribusikan ke masing-masing OPD yang terkait kegiatan TAPD. “Kami dari Pemprovsu berharap kepolisian segera menuntaskan kasus tersebut,” harapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, mengatakan telah menerima laporan dan masih melakukan penyelidikan. “Laporan baru kita terima dan kita masih melakukan penyelidikan,” pungkasnya. (wol/lvz/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

Ijeck: Jangan Hanya Dirikan Masjid, Tapi Makmurkan Juga

BINJAI, Waspada.co.id – Rampungnya pembangunan Masjid Nurul Furqon di Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, patut disyukuri. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.