Home / Sumut / KPU: Parpol Masih Bisa Ganti Nama Bacaleg
Ketua KPU Sumut Mulia Banurea.

KPU: Parpol Masih Bisa Ganti Nama Bacaleg

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU Sumut) mengungkapkan partai politik masih diperbolehkan mengganti nama bakal calon legislatif (bacaleg) yang telah didaftarkan sebelumnya.

Ketua KPU Sumut Mulia Banurea, mengatakan pergantian nama bacaleg yang sebelumnya didaftarkan parpol tersebut setelah hasil verifikasi KPU atas status bacaleg itu sendiri.

“Ya, setelah nanti diketahui bahwa bacaleg itu TMS (Tidak Memenuhi Syarat), boleh untuk diganti,” katanya Rabu (25/7).

Namun untuk bacaleg TMS yang mau diganti nantinya, terang Mulia, seperti dengan alasan sakit, meninggal dunia dan kasus hukum yang telah berkekuatan hukum tetap.

“Masih kita beri kesempatan sampai 31 Juli 2018 atau selama masa perbaikan pemberkasan bacaleg,” katanya.

Bagi bacaleg yang sudah memenuhi syarat (MS), disebutnya juga masih boleh diganti. Ia semisalkan jika ada bacaleg yang mendaftar di dua parpol berbeda.

“Contohnya kalau si A mendaftar bacaleg untuk tingkat provinsi dari Partai NasDem, lalu ditingkat pusat (DPR RI) dia mendaftar dari Gerindra. Setelah diverifikasi di dua tingkatan itu, ternyata dia MS. Nah ini juga bisa diganti,” katanya.

Begitupun, sambung Mulia, menyangkut persoalan bacaleg yang mendaftar dari dua parpol berbeda ini akan ada arahan lebih lanjut dari KPU RI.

“Ya, nanti akan ada surat edaran lagi dari KPU RI. Kita tunggu saja. Sebab ditingkat pusat yang tahu datanya kan KPU RI. Sedangkan kita mengetahui untuk bacaleg provinsi,” tegasnya.

Ia menambahkan, mengenai bacaleg yang mendaftar di dua parpol akan diketahui secara seksama melalui sistem aplikasi pencalonan (silon) dari server KPU RI. “Kan semua data akan diinput di silon. Makanya nanti akan ketahuan di sana,” jelasnya.

KPU RI sebelumnya mengingatkan parpol masih bisa memperbaiki berkas bacaleg pada masa perbaikan. Perbaikan daftar calon dan syarat calon serta pengajuan bakal calon pengganti anggota DPR-DPRD bisa dilakukan pada 22-31 Juli 2018.

“Kita berikan kepada mereka dari tanggal 22 sampai tanggal 31 Juli untuk memperbaiki yang kita terima tadi yang belum lengkap tadi,” kata Ketua KPU Arief Budiman, di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (17/7).

Arief mencontohkan, berkas yang dapat diperbaiki dan tidak dapat diperbaiki. Seperti halnya penambahan berkas setelah melakukan pendaftaran termasuk yang tidak boleh dilakukan.

“Nah nanti kalau diantara 575 (bacaleg) ada yang engak memenuhi syarat itu boleh diganti tapi kalau sekarang sudah masukkan 500 nama terus besok nyusul 75 nama itu tidak boleh. Jadi hanya berkas yang dimasukkan hari ini itu yang kita terima,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan parpol diperbolehkan untuk mengganti nama bacaleg yang telah didaftarkan. Bacaleg yang diganti adalah yang TMS.

“Tapi kalau dinyatakan tidak memenuhi syarat misalnya dulu dia sehat tiba-tiba sekarang enggak sehat nah boleh diganti karena enggak memenuhi syarat,” ujarnya.

“Dulu dia tersangka masih didaftarkan terus sekarang ada vonis inkrah jadi terpidana jadi enggak memenuhi syarat itu boleh (diganti) misalnya meninggal dunia itu boleh diganti,” pungkasnya. (wol/data2)

Editor: RIDIN

Check Also

Gubernur Sumut Tambah Belanja Sektor Riil

MEDAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: