Home / Sumut / KPK Tahan John Hugo Silalahi, Lima Tersangka Mangkir
Foto: Okezone News

KPK Tahan John Hugo Silalahi, Lima Tersangka Mangkir

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan John Hugo Silalahi salah seorang tersangka suap Gatot Pujo Nugroho setelah menjalani pemerikasaan oleh penyidik KPK Selasa (21/8).

Menurut Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah, sebelumnya JHS diagendakan pemeriksannya 14 Agustus 2018 lalu, namun tidak datang dan mengirimkan surat meminta penjadwalan ulang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan hari ini, JHS ditahan 20 hari pertama di Rutan cab KPK di Pomdam Jaya Guntur,” ujar Febri dalam WhatsApp-nya kepada Waspada Online Selasa (21/8).

Lanjut Febri, hari ini KPK juga mengagendakan pemeriksaan terhadap lima tersangka uang ketok DPRD Sumut. Tetapi kelima tersangka tersebut mangkir dari panggilan KPK.

Lima tersangka yang dipanggil KPK hari ini tidak hadir memenuhi panggilan penyidik adalah, DHM (Wiraswasta Mantan Anggota DPRD Sumut 2009-2014), yang bersangkutan sedang ada urusan. Pemeriksaan akan dijadwalkan ulang. “Alasan ini kami pandang kurang patut, sehingga nanti akan dipanggil kembali. Kemudian RDP (Mantan Anggota DPRD Sumatera Utarat 2009-2014), yang bersangkutan mengirimkan surat ada acara keluarga. Alasan ini kami pandang kurang patut, sehingga nanti akan dipanggil kembali.

Selanjutnya FST (Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara 2009-2014), tidak hadir tanpa keterangan.

Kemudian RKS (Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara 2009-2014), yang bersangkutan mengirimkan surat minta reschedule tanggal 24 Agustus 2018 dan WP (Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara 2009-2014), yang bersangkutan mengirimkan surat keterangan dokter dari RS Columbia Medan.

Penyidik sedang mempertimbangkan apakah diperlukan pengecekan keabsahan surat sakit tersebut,” jelas Febri.

Hari ini juga kata Febri, KPK juga menerima surat dari PN Jakarta Selatan terkait permohonan praperadilan yang diajukan oleh empat tersangka, yaitu: WP, ANN, MFL, SFE yang sebelumnya juga mengajukan di praperadilan ke PN Medan.

“Pengadilan menyatakan tidak menerima praperadilan tersebut. Pokok permohonan masih sama. KPK tentu akan menghadapi setiap upaya hukum yang dilakukan sesuai hukum acara dengan strategi yang tepat,” pungkasnya. (wol/data1)
Editor: RIDIN

Check Also

Sebelum Kasus Meikarta, Bupati Bekasi Akui Bertemu James Riady

JAKARTA, Waspada.co.id – Bupati nonaktif Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, mengakui dirinya pernah bertemu CEO Lippo ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: