_
Home / Sumut / KPK: MCP Korupsi Pemprovsu Tergolong Bagus
foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

KPK: MCP Korupsi Pemprovsu Tergolong Bagus

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, menilai persentase Monitoring Centre for Prevention (MCP) Korupsi Provinsi Sumatera Utara (Utara) sebesar 72% merupakan pencapaian yang bagus.

Hal ini diutarakannya pada Konferensi Pers Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi se-Provinsi Sumut bersama KPK RI di Medan, Selasa (14/5). Konferensi pers turut diikuti Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur (Wagubsu) Musa Rajekshah, Dirjen Dukcapil Kemendagri RI Zudan Arif Fakrulloh, dan Kakanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumut Bambang Priono.

“Jadi di MCP itu terdiri beberapa bagian yang kita monitoring, seperti e-budgeting, e-planning, kapabilitas Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), penanganan aset, dan sebagainya. Masing-masing bagian itu dimonitor yang bagus, menengah, dan buruk. Jadi kalau kita berbicara Sumut capai 72%, artinya akumulasi gabungan bagian-bagian tadi, di mana sebagian besar itu sudah bagus dan sisanya masih perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Beberapa daerah kabupaten/kota di Sumut, kata Agus, bahkan melebihi 72%. Daerah dimaksud adalah Samosir capai 83%, Serdang Bedagai (82%), Langkat (80%) disusul Siantar (70%). Diketahui, untuk nilai rata-rata nasional MCP sebesar 58%.

“Melalui MCP, kita bisa melihat bidang-bidang yang rawan menjadi celah korupsi. Misalnya apakah itu bidang pengadaan barang atau bidang lain. Untuk kemudian lebih ditingkatkan lagi pengawasan pada bidang tersebut,” katanya.

Agus berharap Pemprovsu, begitu juga kepada seluruh kepala daerah kabupaten/kota se Sumut, memperbaiki masing-masing bagian yang masih belum memperoleh nilai bagus. Sehingga, aksi pencegahan korupsi di Sumut bisa mendekati sempurna.

“Saat ini, sudah ada sembilan koordinator wilayah KPK di Indonesia untuk mendampingi kegiatan monitoring. Kita melakukan monitoring ini lewat MCP tadi,” sebut Agus.

Gubsu Edy Rahmayadi menambahkan untuk meningkatkan progres MCP ini, dirinya mengharapkan seluruh pihak aktif mengawasi dan memonitor jalannya transparansi di Sumut.

“Seperti kata Pak Agus tadi, Banyak kasus OTT yang terungkap itu dari pelaporan-pelaporan. Kalian (wartawan) juga harus awasi transparansi di Sumut, kalau ada temuan, laporkan ke KPK,” ujarnya. (wol/aa/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Rencana Pembaharuan Kerja Sama SPAM Dapat Sambutan Wagubsu

MEDAN, Waspada.co.id – Keinginan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperbaharui kerja sama Sistem ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: