Breaking News
Home / Sumut / KPK Janji Tak Menghentikan Kasus ‘Uang Ketok Palu’ Anggota DPRD Sumut
WOL Photo
WOL Photo

KPK Janji Tak Menghentikan Kasus ‘Uang Ketok Palu’ Anggota DPRD Sumut

MEDAN, WOL – Ratusan aktivis Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gratifikasi) berunjuk rasa saat Metro TV menggelar acara Mata Najwa on Stage di Medan, Jumat (17/3).

Aktivis menggelar orasi persis di depan gerbang Gedung Olahraga milik Pemerintah Provinsi Sumut di Jalan Pancing Medan, tempat acara Mata Najwa berlangsung.

Aktivis yang terdiri dari Relawan Jokowi Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat), Gerakan Mahasiswa Nasional dan Gema Karya, mendesak KPK menuntaskan kasus suap dari Gatot Pujo Nugroho, mantan Gubernur Sumut yang terjerat kasus korupsi.

Juru bicara Gratifikasi, Torang Siregar, mengatakan aksi mereka sebagai respon atas lambannya penyelesaian kasus gratifikasi untuk anggota DPRD Sumut atau yang lebih dikenal dengan istilah ‘uang ketok palu’. Menurut Torang, jika KPK tidak menuntaskan korupsi berjamaah DPRD Sumut maka Sumut akan terus terbebani sejarah kelam korupsi berjamaah itu.

“Kepada mantan anggota DPRD Sumut yang sudah mengembalikan uang pemberian Gubernur Gatot seperti inisial ED, HM, IA dan lainnya bukan berarti menghapus unsur pidana korupsi,” jelas Torang melalui pengeras suara.

Ditambahkan, seharusnya KPK tak berhenti pada penetapan tersangka terhadap Ketua DPRD Sumut Ajib Shah dan kawan-kawannya yang didakwa menerima uang dari Gatot sebagai imbalan memuluskan pembahasan APBD 2013 hingga 2015  dan pertanggung jawaban APBD serta menggagalkan penggunaan hak interpelasi penyelidikan terhadap Gatot.

“KPK harus melanjutkan pemeriksaan terhadap semua anggota DPRD Sumut yang mengembalikan uang hasil korupsi dan menetapkan status tersangka,” tegas Torang.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, yang menjadi tamu Mata Najwa sempat kesulitan keluar dari lokasi karena aksi anti korupsi tengah berlangsung. Saut yang semula bersedia menerima pernyataan sikap Gratifikasi urung menerimanya. Melalui pesan WhatsApp Saut berjanji tak akan menghentikan perkara korupsi anggota DPRD Sumut periode 2009-2014. “Perkara mereka lanjut. Tidak ada penghentian penyidikan,” tukasnya.(wol/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

(WOL Photo)

Tahun 2016 Realisasi Pajak Reklame Pemko Medan Buruk

MEDAN, WOL – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Medan menyoroti buruknya realisasi pendapatan dari ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.