_
Home / Sumut / Kordinator Sekurity Pokpan tewas dibantai di rumahnya

Kordinator Sekurity Pokpan tewas dibantai di rumahnya

MEDAN, WOL – Kordinator Security PT Charoen Pokphand Jaya Farm 7 Desa Sampe Cita, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang tewas dibantai di dalam garasi rumahnya, Senin (23/3) tengah malam 23.00 WIB.

Motif pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan polisi, namun dugaan sementara terkait masalah hutang piutang. Data yang diterima dari kepolisian, siang tadi, malam itu usai menjalankan aktifitasnya di Pokpan (peternakan ayam), korban yang bernama Josep Bangun (37) baru saja tiba di kediamannya kawasan  Perumahan Bumi Tuntungan Sejahterta (BTS), Blok E Desa Sampe Cita, Kutalimbaru.

Setelah memarkirkan mobilnya di depan garasi, korban kemudian membuka  pintu rolling door setelah sebelumnya masuk ke dalam melalui pintu samping. Namun, saat hendak kembali masuk ke dalam  mobilnya, tiba-tiba korban langsung diserang dan bagian punggungnya ditusuk pakai senjata tajam hingga  mengenai jantungnya. Seketika itu juga, korban roboh di lantai.

Dalam kondisi sekarat dan berlumuran darah, korban masih bisa berlari menuju ke rumah tetangganya marga Batubara yang berada sekitar 300 meter dari kediamannya. Kepada tetetangganya itu, korban mengaku kalau dirinya ditikam oleh SS, dan menyuruh agar Batubara  melaporkan kejadian tersebut kepada temannya bernama Marjuki.

Seketika itu juga, warga tadi langsung menghubungi teman si korban dan kepada isteri korban bernama Lina Marlina Beru Tarigan (35), lalu diteruskan ke Polsek Kutalimbaru. Begitu mendapat kabar kalau suaminya ditikam orang, Leni Marlina pun langsung berlari dari rumahnya menuju ke rumah kedua mereka (TKP) yang jaraknya sekitar 500 meter.

Tak lama kemudian, tim Reskrim Polsek Kutalimbaru  yang menerima laporan, bergegas meluncur ke TKP untuk melakukan penyelidikan. Setibanya di lokasi kejadian, petugas melihat mobil korban masih terparkir di depan garasi rumahnya dalam keadaan mesin hidup. Korban pun akhirnya ditemukan di rumah Batubara dalam kondisi sekarat.

Selanjutnya, dibantu warga sekitar dan isteri korban, petugas melarikan korban  ke RS Bina Kasih Jalan Medan Sunggal. Namun, karena kondisinya yang cukup parah dan mengalami pendarahan hebat, korban  pun akhirnya meregang nyawa.   Setelah sebelumnya dilakukan otopsi, jasad ayah  kemudian disemayamkan ke rumah duka.

Kapolsek Kutalimbaru AKP Supriyadi YTO ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, korban tewas akibat ditusuk pakai senjata tajam oleh seorang pria berinisial SS warga yang sama.

“Korban dibunuh oleh seorang pria berinisial SS di dalam garasi mobilnya. Motif pembantaian sadis itu masih kita lidik, namun diduga masalah hutang piutang. Dimana, disebut-sebut, kalau si korban ini belum juga membayar hutangnya sebesar Rp5 juta kepada pelaku,” ungkap Supriyadi.

Editor: SASTROY BANGUN
(dat06/wol/Lihavez)

适适

Check Also

Warga Temukan Kakek 60 Tahun Tewas di Parit

MEDAN, Waspada.co.id – Warga Jalan Sri Wikaya, tepatnya di belakang SMK Raksana mendadak heboh dengan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.