Home / Sumut / KLHK Pastikan PLTA Batangtoru Tak Ganggu Orangutan
WOL Photo/Ist

KLHK Pastikan PLTA Batangtoru Tak Ganggu Orangutan

BATANGTORU, Waspada.co.id – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan memastikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru di Tapanuli Selatan, tidak akan menggangu kelestarian orangutan.

Tim khusus akan dibentuk secara permanen untuk melakukan pemantauan.

Menurut Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK Wiratno, bahwa penyelamatan orangutan tapanuli menjadi fokus perhatian pemerintah seperti diinstruksikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

“Penyelamatan orangutan ini menjadi concern pemerintah,” tuturnya kepada Wartawan, (10/9).

Lokasi rencana pembangunan PLTA Batangtoru berada di areal penggunaan lain (APL) yang berarti di luar kawasan hutan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan selama 15 tahun oleh peneliti dari Balai Litbang LHK Aek Nauli, kepadatan orangutan di bakal lokasi pembangunan PLTA Batangtoru rendah.

“Hanya sekitar 0,41 individu per kilometer persegi. Orangutan lebih banyak ditemukan di tempat yang memiliki ketinggian di atas 600 meter dari permukaan laut,” jelasnya.

Ia menambahkan terdapat kawasan hutan yang cukup luas sebagai habitat orangutan tapanuli. Selain Cagar Alam Dolok Sibual-buali, ada juga Cagar Alam Dolok Tinggi Raja.

“Selain itu ada lokasi Suaka Alam yang saat ini sedang dalam proses penetapan. Dia menegaskan, saat ini kawasan hutan di ekosistem Batangtoru secara umum masih sangat baik,” tambahnya.

PLTA merupakan salah satu solusi penyediaan energi listrik yang paling bersih. PLTA akan ikut menjaga kawasan hutan membutuhkan pasokan air secara berkseinambungan.

“Dibangun PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) dan menjadi bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan. PLTA Batangtoru termasuk Infrastruktur Strategis Ketenagalistrikan Nasional sebagai bagian integral dari Program 35.000 Mega Watt (MW) Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi ke luar Pulau Jawa,” jelasnya.

“Untuk memastikan pembangunan PLTA Batangtoru selaras dengan pengelolaan ekosistem Batangtoru secara berkelanjutan, telah ditandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) antara PT NSHE, Universitas Sumatera Utara (USU), dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan beberapa waktu lalu,” pungkasnya.(wol/Eko/data1)
Editor: RIDIN

Check Also

Kemenpar Apresiasi Layanan Google Street View Danau Toba

PARAPAT, Waspada.co.id – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mengapresiasi layanan Google Street View Special Collect Danau ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: