Home / Sumut / Keluarga Alm. Bahtiar Curiga Kenapa Tidak Ada Pasal Pembunuhan Berencana di BAP
WOL Photo

Keluarga Alm. Bahtiar Curiga Kenapa Tidak Ada Pasal Pembunuhan Berencana di BAP

LABUHAN DELI, Waspada.co.id– Keluarga Alm. Bahtiar (69) warga Jalan Pengabdian, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Sumatera Utara yang tewas dibunuh oleh karyawannya sendiri pada Kamis (7/12/2017) lalu merasa curiga ada permainan hukum dalam proses penyidikan kasus tersebut di Polsek Percut Seituan.

Dalam kasus tersebut penyidik polisi tidak menggunakan pasal 340 (pembunuhan berencana) terhadap tersangka AS alias Adi warga Jalan Makmur, Desa Sambirejo Timur Kecamatan Percut Seituan pelaku pembunuhan sadis kontraktor tersebut.

“Dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan yang disampaikan ke kami, awalnya polisi menggunakan pasal 340 subs 338 subs 365 ayat 3 subs 53 KUHPidana, tetapi sampai proses P21 Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ke kejaksaan tidak ada pasal 340, ada apa ini, kami menduga ada permainan dalam proses hukum kasus pembunuhan ayah kami,” ujar Fadli salah seorang anak kandung korban kepada Waspada Online Pengadilan Negeri Lubukpakan Cabang Labughan Deli, Rabu (23/5).

BAPFadli menyebutkan dalam rekontruksi kasus pembunuhan orang tuanya beberapa waktu lalu, ada keganjilan-keganjilan yang mengarah terhadap pembunuhan berencana. “Tetapi sepertinya polisi diduga menghilangkan pasal pembunuhan berencana tersebut, kami sangat kecewa dengan kinerja polisi,” ujar Fadli.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Lubukpakam cabang Labuhan Deli, Rabu (23/5) , kata Fadli jaksa dan hakim berupaya mencari bukti baru dengan menghadirkan saksi lain yang diduga terlibat dalam pembunuhan orang tuanya.

“Kami berharap jaksa dan hakim terus menggali lagi kasus ini, kenapa di SP2HP kepolisian ada pasal 340 tatapi sampai di jaska tidak ada, kami melihat ada keganjilan yang dilakukan oleh penyidik kepolisian, kami curiga itu,” pungkas Fadli.

SepertI diberitakan,  Bahtiar yang merupakan kontraktor ditemukan tewas meregang nyawa di atas gundukan pasir di belakang rumahnya pada Kamis (7/12/2017) lalu.

Personel Polsek Percut Seituan berhasil menangkap tersangka di Warung Bakso Dua Sau­dara Jalan Pendidikan Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Seituan, Rabu (13/12/ 2017) lalu.

Ketika diinterogasi, pelaku menga­kui perbuatannya. Pelaku memukul pung­gung sebelah kiri korban dengan kayu bekas kaki meja sehingga korban tergeletak, lalu memukul kepala korban beberapa kali.

Setelah diinterogasi dan dilakukan pengembangan, pelaku berusaha me­lawan petugas dan mencoba melari­kan diri, sehingga polisi terpaksa menembak kaki pelaku.

Pelaku kemudian dibawa RS Bhayangkara guna mendapat perawa­tan medis.  Polisi meng­aman­kan barang bukti 1 kayu bekas kaki meja, 1 unit sepeda motor Ya­maha Mio warna merah hitam, 1 ce­lana panjang jeans warna hitam dan san­dal yang digunakan pelaku, 1 buah gem­bok dan kunci.(wol/data1)

Editor: RIDIN

Check Also

Pj Gubsu Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Jamaah Calon Haji Embarkasi Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Eko Subowo MBA melepas keberangkatan Kloter ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: