Home / Fokus Redaksi / Jumlah Penumpang KM Sinar Bangun Masih Simpang Siur
foto: Antara

Jumlah Penumpang KM Sinar Bangun Masih Simpang Siur

SIMALUNGUN, Waspada.co.id – Kecelakaan kapal motor (KM) Sinar Bangun menyisakan sejumlah hal pokok tentang hal-hal yang dilanggar berbagai pihak tentang pelaksanaan dan penegakan aturan keselamatan pelayaran.

Sampai sekarang, jumlah pasti penumpang KM Sinar Bangun itu pun masih simpang-siur. Publik mengetahui kapal berlayar tanpa manifest pengikut, padahal ini salah satu hal paling pokok yang ditetapkan dalam standar dan aturan keselamatan-keamanan pelayaran nasional.

“Sampai saat ini, jumlah penumpang masih simpang siur. Dari data masyarakat yang mencari keluarganya, ada 192 di luar 19 orang yang sudah ditemukan. Berarti total ada 211 penumpang. Tapi bisa saja ada penumpang batal berangkat dan belum pulang, jadi data belum valid,” kata Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI M Syaugi, Kamis (21/6) malam.

Guna mencari informasi lebih lanjut dan melihat model kapalnya, Syaugi juga menanyakan penumpang yang selamat. Ditanya soal jumlah penumpang, mereka menyebutkan kapal penuh sesuai jumlah kursi yang ada.

“Ketika ditanya apa ada penumpang berdiri, dijawab ada tapi mungkin kurang lebih 10 orang saja. Selain itu, mereka juga bilang ada motor-motor,” sambung Syaugi.

Usai rapat koordinasi penanggulangan di posko terpadu di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan ada sejumlah langkah yang akan ditempuh untuk mengetahui jumlah pengikut di kapal penyeberangan itu.

Dari sisi polisi, akan ditelusuri jumlah orang hilang berdasarkan data, laporan, perkiraan penumpang yang masuk Pelabuhan Tigaras. Demikian juga pembiayaannya karena setiap orang ditarik uang Rp1.000, pemeriksaan terhadap nakhoda tentang uang yang didapatkan, termasuk laporan dari korban yang selamat.

Selain pemeriksaan kepolisian, Badan SAR Nasional juga akan menggelar operasi pencarian secara gabungan sesuai standar prosedur operasi. “Jadi, setiap unit memiliki tugas masing-masing,” ujar Panglima didampingi Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Dari proses pencarian yang dilakukan, tim gabungan telah menemukan 19 korban selamat dan tiga korban tewas. (wol/aa/ant/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

PGN Pastikan Proses Akuisisi Pertagas Tetap Lanjut

MEDAN, Waspada.co.id – Sebagai bagian tahapan pembentukan Holding BUMN Migas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: