_
Home / Sumut / Jelang Pilkada Serentak, Sabrina Minta Penyusunan Anggaran Dikaji Mendalam
foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

Jelang Pilkada Serentak, Sabrina Minta Penyusunan Anggaran Dikaji Mendalam

MEDAN, Waspada.co.id – Sebanyak 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 23 September 2020. Ketersediaan anggaran menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan pesta demokrasi tersebut.

Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut dan KPU kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 diminta mengkaji ulang penyusunan anggaran secara mendalam. Diharapkan, kajian ulang bisa menekan dan menyesuaikan anggaran sesuai kemampuan pemerintah kabupaten/kota.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu), Dr Hj Sabrina, pada Rapat Pembiayaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (26/9). Hadir di antaranya, Ketua KPU Sumut Herdensi Adnin, Komisioner Bawaslu Sumut Hardi Munte, dan lainnya.

“Pilkada Serentak tahun 2020 merupakan agenda nasional yang harus kita sukseskan bersama. Jadi, tolong kita bantu kabupaten/kota kita yang masih terhambat dalam proses penyusunan anggarannya. Kita cari mana yang masih bisa ditekan, begitupun yang saat ini masih membahas anggaran, lakukan diskusi dan koordinasi,” kata Sekda.

Apalagi, kata Sabrina, sesuai dengan jadwal tahapan persiapan KPU, seluruh kabupaten/kota yang akan mengikuti Pilkada tahun 2020 sudah harus melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pada 1 Oktober nanti.

“Saya berharap semua kabupaten/kota sudah tanda tangan NPHD pada bulan Oktober nantinya, mudah-mudahan kalau kita taat pada timeline persiapan Pilkada ini, ke depan juga mudah-mudahan akan lancar,” tutur Sabrina.

Dalam rapat juga terungkap progres pembahasan anggaran dan penandatanganan NPHD Pilkada 2020. Hingga saat ini, hanya Kota Sibolga yang sudah menyelesaikan pembahasan anggaran dan tanda tangan NPHD.

Sembilan kabupaten/kota masih membahas anggaran, sedangkan sembilan lainnya sudah selesai pembahasan anggaran namun belum NPHD. Terakhir, tiga kabupaten/kota menyatakan tidak mampu menganggarkan Pilkada sesuai usulan KPU kabupaten/kota masing-masing.

Diketahui, 23 kabupaten/kota yang akan mengikuti Pilkada Serentak 2020 adalah Tapanuli Selatan, Nias, Karo, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Toba Samosir, Mandailing Natal, Nias Selatan, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir, Serdang Bedagai, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias Utara, Nias Barat, Medan, Pematangsiantar, Sibolga, Tanjungbalai, Binjai, dan Gunung Sitoli.

Ketua KPU Sumut, Herdensi Adnin, mengatakan akan rapat koordinasi bersama Bawaslu Sumut, KPU, Bawaslu kabupaten/kota, dan Pemkab/Pemko untuk mengkaji ulang penyusunan anggaran, khususnya bagi daerah yang menyatakan tidak mampu menganggarkan anggaran Pilkada. Masing-masing kabupaten/kota juga diimbau membentuk Desk Pilkada. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL

适适

Check Also

Tinjau Benih Induk Hortikultura, Sabrina Kagumi Hasil Inovasi Pertanian

BERASTAGI, Waspada.co.id – Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Karo, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.