Home / Fokus Redaksi / Ini Komentar Ngogesa Dicopot dari Ketua Golkar Sumut
foto: Istimewa

Ini Komentar Ngogesa Dicopot dari Ketua Golkar Sumut

MEDAN, Waspada.co.id – Bupati Langkat Ngogesa Sitepu dicopot dari Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) karena keterlambatannya menyusun daftar calon legislatif.

Menyikapi berita tentang pencopotan Ketua DPD Golkar Provinsi Sumatera Utara tersebut Ngogesa-menulis status di laman facebooknya yang mengomentari tentang pemecatannya dari Ketua DPD Partai Golkar Sumut.

“Saya ingin menyampaikan kepada kader Partai Golkar, bahwa bagi saya masalah ini merupakan berkah dari Allah dan banyak memberikan pelajaran dan sikap,” ujar pria yang biasa disapa Tongat ini.

Dari segi ekonomi, kata Tongat dirinya merasa diuntungkan, meskipun tidak bisa dipungkiri dirinya merasa dirugikan dari segi politik. “Sebab keputusan DPP Golkar ini seperti mengada-ada, karena tidak sesuai dengan peraturan yang ada dan seolah diciptakan kesalahan yang dibuat-buat untuk saya,” tegas Tongat lagi.

“Saya disalahkan atas permasalahan keterlambatan penyusunan caleg, padahal secara tahapan penyusunan caleg telah dilakukan sesuai aturan dan masih ada batas waktu,” ungkapnya.

Tongat menegaskan, dirinya sudah 31 tahun bersama Partai Golkar dan merasa tahu betul aturan-aturan penyusunan caleg ini, begitu juga Sekjen Irham Buana Nasution yang dulunya pernah menjabat sebagai Ketua KPU Sumatera Utara dua periode. “Yang sudah pasti paham betul aturan keterlambatan penyusunan caleg ini. Jadi masalah yang dituduhkan kepada saya tentang keterlambatan penyusunan caleg ini hanya mengada-ada,” sebutnya.

“Saya melihat ada kepentingan politik di dalam politik di partai ini dalam menghadapi pemilu legislatif. Meskipun secara pribadi saya merasa bersyukur atas keputusan ini, tapi secara politik saya ingin bertemu dan menjelaskan kepada Ketua DPP Golkar tentang masalah ini. Bukan berharap ingin membela diri dan untuk diangkat kembali menjadi ketua DPD Golkar,” jelas Tongat.

“Saya juga sudah tidak ingin lagi menjadi Ketua DPD Golkar Sumut setelah keputusan ini. Lagi pula di partai ini saya tidak mempunyai kepentingan apa-apa, baik itu menjadi gubernur maupun calon legislatif. Tapi saya sangat menyayangkan jika permasalahan seperti ini terus terjadi di dalam Partai Golkar, saya pastikan Golkar akan terpuruk menghadapi pemilu yang akan datang,” ungkap Bupati Langkat ini.

Tongat mengingatkan, Partai Golkar besar karna kader, maka harus mengutamakan suara kader untuk menjaga eksistensi Partai Golkar. “Namun demikian, saya tegaskan, saya tetap kader Golkar apapun yang terjadi dan sampai kapan pun,” tegasnya.

“Dan saya ingin menyampaikan kepada seluruh kader Partai Golkar, saya sangat berterima kasih atas doa dan dukungannya selama ini untuk saya, dan mohon maaf saya karena belum bisa membalas semuanya, tapi saya yakin Allah akan membalas semuanya. Terima kasih,” tulis Ngogesa di akun facebook @Haji Ngogesa Sitepu, Senin (16/7). (wol/data1)

Editor: RIDIN

Check Also

Partisipasi Masyarakat Sumut Kunci Wujudkan Kesejahteraan Perempuan dan Anak

MEDAN, Waspada.co.id – Partisipasi masyarakat Sumatera Utara (Sumut) menjadi salah satu kunci penting untuk mewujudkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: