Home / Sumut / Ini Harapan Ulama Untuk Pilkada 27 Juni Mendatang
Foto: Waspada.co.id

Ini Harapan Ulama Untuk Pilkada 27 Juni Mendatang

MEDAN, Waspada.co.id – Menjelang pemilihan kepala daerah khususnya Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, para pemuka ulama memberikan harapannya terkait proses berjalannya pesta demokrasi yang akan berlangsung 27 Juni mendatang.

Seperti yang disampaikan salah satu ulama , Kiyai Mukhlis Syam, diharapkan semua pihak harus menjunjung tinggi nilai-nilai tasamuh yang ada di dalam islam. ‘Tasamuh’ artinya tenggang rasa atau toleransi.

“Di Indonesia ini terdiri banyak golongan, baik agama dan suku. Maka, seperti yang ada di dalam Al Quran, bagiku agamaku, bagimu agamamu,” tuturnya, Senin (25/6).

Di mana Pilkada menjadi satu urusan hablum minannas, urusan segenap manusia bukan hanya kepada saudara seiman saja.

“Urusan hablum minallah itu urusan vertikal kepada Allah,pribadi ke pribadi, tetapi kalau horizontal bagaimana kita mengurus dengan sesama manusia,” terangnya.

Posisi Islam yang rahmatan lilalamin, kata Mukhlis harus sebagai mediator dan perekat semua umat manusia,bukan sebagai media pemecah belah.

Ia menjelaskan dahulu Nabi Muhammad SAW menggunakan Piagam Madinah sebagai media pemersatu semua kalangan yang berada di kota suci itu.

“Bahkan Rasul berdiri saat ada jenazah yahudi lewat, ketika ditanya sahabat kata Rasul penghormatan sesama umat manusia,”jelasnya.

Oleh karenanya ia mengajak seluruh umat Islam untuk salat istikharah setelah salat Subuh ketika akan memilih di tanggal 27 Juni nanti.

Ditambahkan Abdul Muluk Siregar mengaku sangat khawatir karena ada tersirat upaya untuk memecahbelah Sumatera Utara hanya untuk kepentingan kelompok tertentu dengan memanfaatkan umat Islam .

“Politisi islam berada dipartai manapun memiliki jiwa khalifah untuk memperjuangkan kepentingan umat, namun saat ini politisi islam digiring ke dalam satu kelompok partai tertentu dan ini sangat berbahaya untuk keutuhan NKRI,” tambanya.

Hal senada disampaikan seorang ulama lainnya, Thamrin Munthe. Baginya, di dalam Alquran telah dimuat jelas bahwa manusia diciptakan bersuku-suku dan berbangsa bangsa.

Memilih pemimpin itu juga harus ditimbang dari semua segi, rekam jejak, pengalamannya,”pungkasnya.(wol/Eko/data2)

Editor: RIDIN

Check Also

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Tanoto Lakukan Ini

SUMUT, Waspada.co.id – Meningkatkan mutu pendidikan di Sumatera Utara,Tanoto Foundation melatih lebih dari 120 fasilitator ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: