Breaking News
Home / Sumut / Ijeck Dinilai Punya Kompetensi Pimpin Sumatera Utara
(Istimewa)
(Istimewa)

Ijeck Dinilai Punya Kompetensi Pimpin Sumatera Utara

MEDAN, WOL – Sumatera Utara yang saat ini mengalami krisis kepemimpinan sangat membutuhkan anak muda yang punya semangat perubahan. Dibutuhkan orang-orang yang memiliki semangat perubahan bukan semangat hanya untuk berkuasa.

Hal itu disampaikan M Zaid Fahry, tokoh muda dalam sebuah diskusi di Medan, Rabu (8/11) kemarin. Diungkapkan Zaid Fahry, jumlah pengangguran di Sumut berdasarkan data BPS setiap tahun selalu meningkat. Anak-anak muda hampir tidak memiliki kesempatan untuk bersaing karena minimnya ruang yang diberi oleh Pemprovsu saat ini.

Saat ini tantangan diakui Zaid Fahry, semakin besar, bahkan semakin sulit mendapatkan pekerjaan. Mirisnya, 10 persen dari jumlah pengangguran di Indonesia adalah kaum intelek yang menyandang gelar pendidikan perguruan tinggi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016, lanjutnya, persentase jumlah pengusaha di Indonesia hanya sekitar 3,1 persen. Sedangkan jumlah wirausaha di Sumut sekitar 1,65 persen. Dimana, di negara-negara maju seperti Amerika dan Jepang persentase jumlah pengusahanya mencapai lebih dari 10 persen, Singapura mencapai 7 persen dan Malaysia mencapai 5 persen.

Anak-anak muda, urai Fahry, saat ini menghadapi tantangan yang tidak mudah di depan mata. Namun tantangan itu setidaknya bisa diminimalisir manakala pemerintah daerah mampu memberikan solusi dengan memberikan peluang-peluang. Anak-anak muda di Sumut perlu diberi ruang yang baik misalnya dengan pengembangan modal usaha melalui bank daerah tanpa dipersulit dalam sistem birokrasinya.

Hal inilah yang menurut Fahry yang merupakan alumni Universitas Negeri Medan itu melihat, perlu ada semangat perubahan, sehingga anak-anak muda Sumut tidak terjebak dalam generasi muda yang follower. Dan di depan mata, momentum Pilgubsu yang kurang dari satu tahun lagi, mereka menggalang kekuatan untuk memilih pemimpin baru yang energik, berakhlak, punya wibawa dan jujur dalam menakhodai Sumatera Utara ke depan.

Kata Fahry, sudah saatnya Sumatera Utara dipimpin oleh orang muda yang punya semangat baru demi perubahan. ” Ini merupakan tugas kita (anak-anak muda) bersama untuk memperbaiki Sumatera Utara,” tandasnya.

Fahry mengaku, sosok Musa Rajekshah, atau akrab dipanggil Bang Ijeck punya kompetensi untuk membangun Sumut.”Saya tidak mau berandai-andai, artinya, anak muda perlu perubahan dan perlu motor untuk perubahan itu. Insya Allah kalau Bang Ijeck maju, Sumut akan lebih berubah apalagi anak-anak muda di Sumut yang saya tahu masih banyak punya semangat untuk berubah akan mendukungnya,” demikian Fahry.

Banyak Dukungan
Dalam berbagai kesempatan tokoh muda Sumatera Utara, Musa Rajekshah atau yang akrab disapa  Bang Ijeck  sudah menyampaikan rencananya akan menjadi Calon Wakil Gubernur Sumut, mendampingi Letjend TNI Edy Rahmayadi sebagai Calon Gubernur Sumut pada Pilkada 2018 nanti. Ada beberapa alasan yang dikemukakan tokoh muda yang merupakan Ketua Yayasan Haji Anif, sebuah yayasan sosial yang membantu membersihkan hampir 1.800 an masjid di Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai, Pematangsiantar dan Padangsidimpuan.

Pertama, Bang Ijeck menyampaikan bahwa dirinya tergerak atas ajakan Edy Rahmayadi untuk memperbaiki kondisi Sumatera Utara dan mensejaterahkan masyarakat di dalamnya.

“Sejak lama Bang Edy sudah sampaikan ke saya, kalau tidak ada calon yang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk memperbaiki kondisi Sumut dan mensejahterahkan masyarakat, maka kami harus maju,” katanya.

Kedua, munculnya banyak dukungan dari masyarakat akar rumput Sumatera Utara yang ingin memiliki pemimpin santun dan peduli dengan masyarakat.

“Jauh sebelum saya punya niat untuk maju di Pilgubsu, kami sudah sangat sering bertatap muka dan bersilaturrahmi dengan banyak masyarakat akar rumput. Tiba di saat Pilgubsu sudah semakin dekat, masyarakat akar rumput tersebut mendorong untuk memperbaiki Sumut,” ujar Bang Ijeck.

Kemudian yang terakhir, Bang Ijeck sangat prihatin dengan kondisi kesejahteraan masyarakat di Sumatera Utara. Menurut Bang Ijeck, salah satu penyebab yang menjadikan kondisi kesejahteraan Sumut sangat memprihatinkan, adalah peredaran narkoba.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi Sumatera Utara saat ini, masyarakat tidak sejahtera. Kondisi ini tentunya tidak boleh dibiarkan. Kita sekarang mungkin tidak merasa terlalu takut, namun kalu kondisi ini terus dibiarkan, bagaimana dengan nasib anak cucu kita nanti. Apalagi saat ini peredaran narkoba sangat mengancam generasi muda. Kalau mayoritas pemuda kita terpengaruh narkoba, Sumatera Utara akan sulit untuk bangkit. Ini (peredaran narkoba) harus kita berantas,” tegasnya. (wol)

Editor: Agus Utama

Check Also

WOL Photo

Ngaku Bawa Bom, Pria Ini Gagal Terbang ke Bandara Kualanamu

LHOKSEUMAWE, WOL – Petugas Bandara Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, mengamankan seorang penumpang pesawat Wings Air ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.