Home / Sumut / HKSN Sumut di Tanjungbalai Bukan Sekadar Seremonial
WOL Photo

HKSN Sumut di Tanjungbalai Bukan Sekadar Seremonial

TANJUNGBALAI, WOL – Sejumlah kalangan dan tokoh masyarakat mengapresiasi peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2017 di Lapangan Sutan Abdul Jalil, Kota Tanjungbalai, Sabtu (23/12).

“Peringatan HKSN ini memperkukuh tekad kita sebagai bangsa peduli terhadap sesama. Meskipun sifatnya seremonial, hari ini ada bukti nyata keseriusan Pemprovsu dan Pemko Tanjungbalai untuk peduli sosial. Karena persoalan ini terus berkembang, jadi tidak mudah untuk diatasi,” ujar Anggota DPD RI asal Sumut, Parlindungan Purba.

Senada dengan Parlindungan. HM Syahrial yang juga Wali Kota Tanjungbalai turut mengaku bangga atas kepedulian tinggi dari Pemprovsu di bawah kepemimpinan Gubernur Sumut (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi.

“Dari hati yang paling dalam, kami ucapkan ribuan terima kasih atas bantuan-bantuan yang diberikan kepada warga Tanjungbalai. Mudah-mudahan kita bisa membantu agar Pak Gubernur Erry Nuradi melanjutkan kepemimpinannya di Sumatera Utara,” ujar Syahrial.

Mewakili Menteri Sosial, Hotman selaku Direktur Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial menyampaikan selamat dan apresiasi atas bantuan Pemprovsu kepada masyarakat. Hal ini menjadi bukti nyata, bahwa baru-baru ini Gubsu menerima anugerah Satyalancana Kebaktian Sosial dari Presiden RI pada puncak peringatan HKSN 2017 di Lapangan Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Rabu (20/12) lalu.

Selain itu, Gubsu juga menerima penghargaan Dana Sharing Program Keluarga Harapan (PKH) APBD I Tertinggi dari Kementerian Sosial RI yang langsung diberikan Mensos Khofifah Indar Parawangsa.

Hotman juga menyampaikan setidaknya 8.750 warga Tanjungbalai mendapat bantuan dari Kemenso dan 15 PKH. Selain itu, sebulan lalu dirinya langsung meresmikan pemasangan Wifi di setiap kelurahan yang nantinya bisa mengakses debit rekening.

Gubsu Erry Nuradi menyampaikan bahwa pemberian bantuan sosial kepada masyarakat merupakan bukti nyata Pemprovsu, bukan sekadar janji. Dikatakan, kerelaan berkorban tanpa pamrih yang tumbuh dan berkembang di dalam masyarakat tersebut harus dikembangkan dan didayagunakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Saat ini, lanjut Erry, bangsa kita masih dilanda berbagai masalah kesejahteraan sosial meliputi kemiskinan, keterlantaran, ketunaan, keterpencilan, dan kebencanaan. Di sisi lain, pemerintah memiliki kemampuan terbatas hingga diperlukan peran masyarakat dalam keberhasilan pembangunan kesejahteraan sosial yang berkeadilan dan bermartabat.

“Kesetiakawanan sosial masa kini adalah instrumen menuju kesejahteraan masyarakat melalui gerakan peduli dan berbagi oleh, dari, dan untuk masyarakat berdasarkan nilai kemanusiaan, kebersamaan, gotong-royong, serta kekeluargaan secara terencana, terarah dan berkelanjutan menuju Indonesia sejahtera, khususnya Sumut,” ujar Erry.

Kadis Sosial Sumut, Rajali, menyampaikan Provinsi Sumut menyerahkan bantuan di antaranya 680 set perlengkapan sekolah anak-anak di panti asuhan, 130 kube bagi keluarga miskin di lima kabupaten/kota dengan total Rp2,6 miliar, 470 kendaraan roda dua bagi Korlap PKH se Sumut, dan pemberian 1400 kain sarung untuk 19 panti asuhan. (wol/aa)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Dukung Kelestarian Lingkungan, PLN UIP Sumbagut Tanam 1000 Pohon

TOBASA, Waspada.co.id – Dukung menjaga kelestarian lingkungan, PT PLN (Persero) Sumbagut melakukan penghijauan dengan menanam ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: