_
Home / Sumut / Hanya 72 Pelamar CPNS Lolos Seleksi Kemampuan Dasar di Sibolga
Pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 melakukan pendaftaran CPNS secara online melalui situs Badan Kepegawaian Negara (BKN), Medan, Rabu (26/9). Pendaftaran CPNS 2018 secara online dimulai pada Rabu (26/9) untuk mengisi 238.015 formasi yang tersebar untuk instansi pusat dan daerah. (WOL Photo/Ega Ibra)

Hanya 72 Pelamar CPNS Lolos Seleksi Kemampuan Dasar di Sibolga

SIBOLGA, Waspada.co.id – Pelaksanaan ujian seleksi kemampuan dasar (SKD) CPNS di Kota Sibolga telah berakhir, Minggu 18 November 2018. Dari 3.463 peserta SKD, hanya 72 orang yang lolos ke tahap berikutnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Sibolga, Amarullah Gultom mengatakan peserta yang lulus akan mengikuti seleksi kemampuan bidang (SKB) pada 23 November 2018 mendatang.

Kemungkinan, tidak semua peserta yang lolos SKD ini akan mengikuti SKB, harus dilihat berdasarkan jumlah kelolosan peserta dalam satu formasi.
Contoh, satu formasi dibutuhkan 2 orang, tetapi peserta yang lolos SKD 10 orang, maka harus dirangking 1-6, atau formasi dikali 3.

“Jika satu formasi butuh 4 orang, tetapi peserta yang lolos SKD cuma 3 orang, maka mereka tidak perlu ikut ujian SKB,” ungkap Amarullah, Selasa (20/11).

Amarullah mengakui, peserta yang lolos SKD sangat kecil, hanya 2,08% dari total 3.463 peserta. Angka ini tercatat cukup merata di seluruh Indonesia, khususnya Sumatera Utara yang berada di 2%-3%.

“Bahkan ada daerah yang tingkat kelulusannya tidak sampai 1 persen. Sepanjang belum ada perubahan kebijakan untuk menurunkan passing grade, maka yang lulus hanya itu saja,” ujarnya.

Terkait hal ini, pihaknya akan melayangkan surat ke Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Jakarta, agar mengeluarkan kebijakan, semisal memberi kewenangan kepada daerah.

Amarullah menambahkan, mengacu hasil testimoni dari beberapa peserta ujian yang (BKD Sibolga) wawancarai, tingkat kesulitan soal ujian tahun ini lebih tinggi dibanding ujian CPNS pada 2014 lalu.
“Waktu ujiannya juga sangat singkat, hanya 90 menit untuk 100 soal. Peserta beralasan, waktu 50 detik untuk menjawab satu soal dirasa tidak cukup,” imbuhnya.
Lambok M Hutagalung, peserta yang tidak lolos SKD juga mengakui ujian CPNS tahun ini lebih sulit dibanding sebelumnya. Passing gradenya juga lebih tinggi.

“Untuk mengikuti seleksi lanjutan, peserta harus melampaui nilai passing grade, yakni TKP (143), TIU (80) dan TWK (75). Jumlah soalnya 100, terdiri dari 35 soal TKP, 30 soal TIU, dan 35 soal TWK,”ungkapnya.(ant/wol/data1)

Editor: RIDIN

Check Also

Peserta Lulus Tes CPNS di Nagan Raya Dipersoalkan

SUKA MAKMUE, Waspada.co.id – Indikasi rekayasa kelulusan peserta tes CPNS di Nagan Raya semakin terbuka lebar ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.