Home / Sumut / Golkar Sumut Tak Usung Bacaleg Berstatus Tersangka
WOL Photo

Golkar Sumut Tak Usung Bacaleg Berstatus Tersangka

MEDAN, Waspada.co.id – Sekretaris DPD Partai Golkar Sumatera Utara Irham Buana Nasution menyebutkan, sesuai keputusan DPP Partai Golkar tegas menolak dan tidak akan mencalonkan bakal calon legislatif (bacaleg) pada pemilihan Legislatif tahun 2019 yang bermasalah dengan hukum dan telah ditetapkan menjadi tersangka.

Hal tersebut diungkapkan Irham Buana menjawab pertanyaan Waspada Online terkait banyaknya saat anggota DPRD Sumut yang menyandang status tersangka oleh KPK.

“Kalau statusnya tersangka kami tolak untuk nyaleg lagi, karena sudah mempunyai ketetapan hukum, tetapi kalau masih saksi, kita pegang azas praduga tak bersalah,” ujar Irham Buana usai rapat koordinasi tentang pendaftaran bacaleg di Kantor KPU Sumut Rabu (4/7).

Untuk mendongkrak perolehan suara dalam upaya peningkatan jumlah perolean kursi di gedung dewan kata Irham, Partai Golkar kini semakin sangat selektif dalam melakukan seleksi dan memilih calon-calon wakil rakyatnya yang akan diusung dengan mempertimbangkan kwalitas dan kapabilitasnya.

“Disampjng itu Golkar juga memprioritaskan partisipasi caleg perempuan maupun bacaleg berusia muda yang diharapkan mampu menjadikan Partai Golkar sebagai Partai Pemenang.

Pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yang baru saja diselenggarakan dengan memenangkan pasangan Edy Rahmayadi -Musa Rajeckshah (ERAMAS), semakin meyakinkan kalau Partai Golkar akan keluar sebagai pemenang.

“Ini dibuktikan dengan kemenangan ERAMAS yang dilumbung-lumbung suara Golkar, khususnya daerah Pantai Timur. Seperti di Kabupaten langkat menperoleh suara sanpai 70 persen Asahan, Tanjung Balai Labuhan Batu dan Tapanuli Selatan itulah lumbung lumbung Partai Golkar selama ini.

Terimakasih kepada seluruh kader-kader Partai Golkar yang telah begitu solid mendukung dan memenangkan ERAMAS yang telah diusung Partai Golkar.

Sedangkan untuk target secara Nasional. Partai Golkar menargetkan untuk memperoleh kursi sebanyak 110 kursi di DPR RI dan 6 kursi akan diduduki dari daerah pemilihan (dapil) Sumut. Untuk kursi di DPRD Tingkat 1 Sumut sendiri dari 100 kursi tersedia, Partai Golkar menargetkan akan mendapatkan 21 kursi.

Dengan demikian akan ada pertambahan 4 kursi dari 18 kursi perolehan suara pada Pileg 2014 lalu. Dengan cara itu Golkar menperoleh kursi terbanyak dan partai Golkar tetap menjadi pemenang pada Pileg maupun Pilpres 2019 yang sampai kepada kesimpulannya mendukung Capres Jokowi,” pungkasnya.(wol/data1)
Editor: RIDIN

Check Also

Ijeck Minta Seluruh ASN Disiplin dan Berinisiatif Kerja

MEDAN, Waspada.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah (Ijeck) mengharapkan seluruh aparatur sipil ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: