Home / Sumut / Dua Kali Mangkir, KPK Tangkap Musdalifah
foto: Ist

Dua Kali Mangkir, KPK Tangkap Musdalifah

MEDANWaspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpaksa menangkap mantan anggota DPRD Sumut Musdalifah karena dua kali mangkir dari panggilan KPK. Musdalifah ditangkap pada di Tiara Convention Center, Medan, Minggu (25/8) sekira pukul 17.30 Wib.

Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah, mengatakan alam proses penangkapan sempat terjadi perlawanan terhadap penyidik yang bertugas.

“Sebelumnya tersangka MDH setidaknya telah dipanggil dua kali secara patut, yaitu pada tgl 7 dan 13 Agustus 2018. Pada panggilan pertama tidak diperoleh informasi alasan ketidakhadiran, sedangkan pada panggilan kedua tidak datang dengan alasan menikahkan anaknya,” kata Febri.

Febri juga menyebutkan KPK sebelumnya juga sudah mengingatkan pada para tersangka angg DPRD Sumut agar bersikap koperatif dalam proses hukum ini. Hadir memenuhi panggilan penyidik adalah kewajiban hukum yang semestinya dipenuhi oleh tersangka ataupun saksi.

Ketidakhadiran hanya dapat diterima dengan alasan yang patut secara hukum. KPK memutuskan melakukan penangkapan terhadap tersangka MDH kemarin karena tidak hadir dalam pemanggilan KPK tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Setelah penangkapan dilakukan, tersangka dibawa ke Mapolda Medan dilanjutkan pemeriksaan sebagai tersangka.

Kami harap tindakan yang dilakukan KPK terhadap MDH ini tidak perlu terjadi kembali pada para tersangka lain, khususnya angg DPRD Sumut. Karena itu, KPK memperingatkan seluruh tersangka yang sudah menerima panggilan agar agar koperatif dan memenuhi panggilan penyidik ke kantor KPK,” kata Febri.

Alasan-alasan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan atau tidak patut secara hukum kata Febri, hanya akan mempersulit tersangka dan juga dapat menghambat proses hukum yang sedang berjalan.

“Pagi ini, tim membawa tersangka ke kantor KPK di Jakarta melalui penerbangan pukul 07.30 WIB. “Kami sampaikan terimakasih pada tim Polda Sumut yang telah membantu proses penangkapan ini hingga tersangka dapat dibawa ke Jakarta.

Dari 38 orang tersangka yang diproses dalam kasus ini, terhadap 18 orang telah dilakukan penahanan,” jelasnya. (wol/eli)

Check Also

KPK Tuding Upaya Prapid Tersangka Suap Gatot Hambat Penegakan Hukum

MEDAN, Waspada.co.id – Agenda duplik dimanfaatkan termohon yakni pihak KPK melalui kuasa hukumnya Evi Laila ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: