Home / Sumut / DPRD Simalungun – PTPN IV Sepakat Atasi Banjir
WOL Photo

DPRD Simalungun – PTPN IV Sepakat Atasi Banjir

MEDAN, WOL – Komisi II DPRD Simalungun yang membidangi perekonomian dan pembangunan, mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Umum dan konsultasi dengan jajaran pimpinan PTPN IV di Meeting Room, Kantor Direksi PTPN IV Medan Selasa (20/2).

Wakil Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani, selaku koordinator Komisi II DPRD Simalungun menyebutkan secara umum RDP tersebut dilakukan sehubungan dengan aspirasi masyarakat Kabupaten Simalungun mengenai hal-hal yang menyangkut masalah perkebunan.

“Sebagai anggota Dewan kami mempunyai tanggung jawab kepada masyarakat Kabupaten Simalungun, dalam pembangunan perekonomian rakyat, khususnya dalam hal pengendalian banjir serta infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan nagori. Kami yakin, PTPN IV juga mempunyai kemauan dan keinginan untuk membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya jika terjadi banjir akibat curah hujan yang tinggi,”ujar Timbul Sibarani.

Harapan yang disampaikan oleh para anggota dewan itu, khususnya yang berhubungan dengan sarana dan prasarana jalan ditanggapi positif oleh pihak PTPN IV.

Kabag Umum dan PKBL PTPN IV, Ali Musri menyebutkan, PTPN IV sudah merealisasikan program Corporate Sosial Responsibility (CSR) dan secara berkesinambungan akan terus melaksanakan kegiatan di lingkungan Kebun Unit PTPN IV yang berada di kawasan Kabupaten Simalungun. “Kami ikut berpartisipasi dalam pengendalian banjir di wilayah Kebun Marjandi,” kata Ali Musri.

Manajer Kebun Marjandi, Noveri Idris Butar-Butar menyebutkan, pada dasarnya pihak PTPN IV selalu merasa was-was setiap musim hujan datang. “Curah hujan yang tinggi di Kabupaten Simalungun, khususnya di sekitar Kebun Marjandi selalu membuat kami resah. Karena itu pada saat ini kami sedang melakukan pencucian parit di blok tanaman dan pembuatan parit kanal untuk melancarkan arus air,” kata Noveri.

Lebih lanjut Noveri mengatakan, dalam mengatasi banjir di sekitar Kebun Marjandi, PTPN IV terus berupaya melakukan pengalihan arus air ke tempat lain yang tidak merusak lingkungan. “Kami berharap upaya pengendalian banjir ini akan rampung pada Maret mendatang, karena selama dua minggu terakhir ini kami menggunakan alat-alat berat seperti excavator dan lain-lain,” ujar Noveri.

Sebagai catatan, kata Noveri, bahwa tindakan penanggulangan banjir sudah dilakukan PTPN IV sejak tahun 2012 dengan membuat parit pembuangan sepanjang 1.200 meter untuk mengalihkan air yang mengarah ke Nagori Panei Tongah. Pada tahun yang sama PTPN IV juga membuat parit pengalihan air di areal Afdeling 2 ke sungai Bah Bolon dan di areal Afdeling 1 ke sungai Bah Kuo, agar Nagori Marpis terhindar dari banjir. Tidak hanya melakukan pembuatan parit-parit rajang di dalam blok untuk pembagian air, PTPN IV juga melakukan pembayaran ganti rugi akibat banjir di Nagori Marpis dan Embong.

Pada 2016 pihak masyarakat, PTPN IV dan Pemerintah Kabupaten Simalungun bekerjasama dengan Balai Penanggulangan Bencana Alam untuk merehabilitasi parit kanal sepanjang 1.200 meter yang telah dibangun oleh Kebun Marjandi. PTPN juga memberi ganti rugi kepada masyarakat Panei Tongah sebesar Rp90.000.000,- untuk perbaikan parit beton dan prasarana umum yang dirusak banjir. Sementara gotong royong bersama masyarakat untuk perbaikan Jalan Nagori Raya Bosi dan Embong serta kampung lainnya hingga saat ini masih terus berjalan.

“Di tahun 2018 program pencucian dan pembuatan parit sedang berjalan. Saat ini excavator sedang bekerja memperbaiki jalan Nagori Bah Tangan, dilanjutkan dengan merehabilitasi parit di Nagori Panei Tongah dan Jalan Nagori Embong, Nagori Raya Bosi dan Marpis.

Sebagai jalan keluar untuk menanggulangi banjir pada 2018 ini, PTPN IV memberi solusi untuk merehabilitasi parit sepanjang 1.200 meter dan membuat parit-parit kanal agar air hujan dapat dibuang ke Parsaguan. Pembuatan parit jalan itu telah didiskusikan dengan Pemerintah Provinsi di Nagori Panei Tongah. Rancangan ini sudah dimusyawarahkan PTPN IV dengan masyarakat dan kegiatan ini sekarang sedang berjalan, termasuk penanaman kembali pohon-pohon di daerah yang rawan banjir. Semua sedang diinventarisasi oleh kebun,” ujar Noveri.

Di bagian akhir konsultasi, para anggota dewan dan pihak PTPN IV menjalin kesepakatan untuk lebih intens mengatasi banjir dengan mengadakan pertemuan lapangan yang terjadwal dengan mengikutsertakan instansi terkait lainnya.

Para anggota Komisi II DPRD Simalungun yang hadir pada acara konsultasi itu adalah Betty Rodearni Sinaga (Ketua), Jhon Manat Purba (Wakil Ketua), Burhanuddin Sinaga (Sekretaris) dan anggota Guntur Lumbansiantar, Pantas Sitanggang, Johialam Saragih, John Marudut Tuah Saragih, Najaruddin, Tumpak Silitonga, Adianto Pasaribu, dan beberapa staf.

Sementara PTPN IV diwakili oleh Kabag Tanaman Amrin Pane, General Manajer Distrik I Sukiman, General Manajer Distrik II TM Siahaan, Manajer Kebun Marjandi Noveri Idris Butar-Butar dan beberapa Kasubag dari Corporate Secretary, Bagian Umum dan PKBL serta Staf Sub Bagian Tanaman. (wol/data2)

Editor: RIDIN

Check Also

BPJS Ketenagakerjaan Siap Hadapi Gejolak Pasar Saham

MEDAN, Waspada.co.id – Kondisi pasar modal saat ini sedang mengalami gejolak, dimana Indeks Harga Saham ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: