_
Home / Sumut / Bulan Bhakti IBI-KB Kesehatan Jaring 532 Akseptor
Istimewa

Bulan Bhakti IBI-KB Kesehatan Jaring 532 Akseptor

P.SIDIMPUAN, Waspada.co.id – Sebagai salah satu Kota terbaik dalam pelaksanaan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Sumatera Utara, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Padang Sidimpuan terus melakukan gebrakan.

Bekerjasama dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut, Dinas Pengendalian Pendudukan dan KB Pemprovsu, dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Padang Sidimpuan, sejak bulan Januari-Mei 2019 melalui momentum Bulan Bhakti IBI-KB-Kesehatan, telah berhasil menjaring 532 Akseptor KB yang terdiri atas Implant (220 Akseptor), IUD (44 Akseptor), Suntik (147 Akseptor), Pil (79 Akseptor), dan Kondom (42 Akseptor).

“Bulan Bhakti IBI-KB-Kesehatan ini merupakan kegiatan yang setiap tahun kita laksanakan di seluruh Kab/Kota se-Sumatera Utara, memberikan kontribusi besar dalam mencapai target pelayanan KB di Sumatera Utara. Ini dilakukan sebagai upaya untuk lebih meningkatkan akses pelayanan KB gratis kepada masyarakat yang tinggal di daerah yang terpencil dan perbatasan di Kampung KB melalui pelayanan KB mobile,” jelas Temazaro Zega, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut saat ditemui dikantornya, belum lama ini.

Temazaro menyebut, Program KKBPK saat ini menjadi prioritas yang terus digebyarkan baik oleh Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kab/Kota. Keberhasilan pelaksanaan Program KKBPK di Sumatera Utara saat ini sudah mulai terlihat, dengan capaian hasil SDKI 2017 dimana angka TFR Sumatera Utara saat ini adalah 2,9 turun 0,1 dibandingkan dengan angka TFR hasil SDKI Tahun 2012 sbesar 3,0.

Namun angka ini masih berada di atas angka rata-rata TFR nasional sebesar 2,4. Oleh karena itu tentu perlu upaya yang lebih besar dari seluruh pemerhati Program KKBPK di Sumatera Utara, perlu dukungan dan komitmen yang besar dari pemangku kebijakan dan mitra kerja.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Padangsidimpuan, Khairul Alamsyah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini. “Terima kasih kami ucapkan kepada Perwakilan BKKBN Sumut, Dinas PPKB Pemperovsu, IBI Sumatera Utara dan Kota Padangsidimpuan, Bidan, PLKB yang sudah bekerja keras dalam mensukseskan kegiatan ini,” ungkap Khairul.

Lebih lanjut Alamsyah mengungkapkan IBI merupakan mitra kerja yang sangat potensial dalam mempercepat pencapaian keberhasilan program, memberikan pemahaman tentang pengaturan jarak kehamilan kepada ibu-ibu, sehingga dapat menekan angka kelahiran. “Penurunan angka kelahiran akan berdampak pada peningkatan pembangunan dibidang yang lainnya seperti kesehatan, tenaga kerja, pendidikan, dan lain-lain,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan program kemitraan dengan IBI ke depan, Alamsyah menekankan dua hal penting, yaitu; pertama untuk mengantisipasi terbatasnya tenaga lini lapangan di desa/kelurahan yang selama ini menjadi ujung tombak program KKBPK, maka mohon dukungan semua bidan untuk membantu melakukan penyuluhan dan penggerakan program KKBPK seperti yang telah dilakukan secara optimal di beberapa daerah,” katanya lagi.

“Kedua, dalam menjaga kelangsungan dan kualitas kesertaan ber-KB, agar memprioritaskan sasaran Pasangan Usia Subur Muda Paritas Rendah (PUSMUPAR) dan mendorong pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) serta mendorong kaum pria untuk ber KB sehingga akan memberikan kontribusi terhadap penurunan angka kelahiran total (TFR) sekaligus berdampak terhadap penurunan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP),” tutupnya. (wol/rls/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

Pangdam I/BB: Program Pengendalian Penduduk Harus Diperkuat

MEDAN, WOL – Laju Pertumbuhan Penduduk yang sangat tinggi saat ini harus dapat dikendalikan, Pemerintah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.