_
Home / Sumut / Basaria: Sumut Salah Satu Pilot Project Pencegahan Korupsi
foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

Basaria: Sumut Salah Satu Pilot Project Pencegahan Korupsi

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Bahkan, Sumut disebut menjadi salah satu pilot project upaya pemberantasan korupsi yang dapat dicontoh oleh daerah lainnya.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan pada acara Diseminasi dan Diskusi Bersama Aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK): Aksi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), APIP, Sistem Merit, Manajemen Anti Suap dan MCP jaga.id di Medan, Selasa (1/10).

Menurut Basaria, ada beberapa provinsi di negeri ini yang dijadikan pilot project dalam upaya pemberantasan korupsi, salah satunya Sumut. Disampaikan juga, dalam Perpres 54/2018 tentang Stranas PK, disebutkan bahwa KPK merupakan salah satu unsur dalam Stranas PK yang diperintahkan untuk memahami dan melakukan upaya pencegahan korupsi.

Stranas PK merupakan arah kebijakan nasional yang memuat fokus dan sasaran sesuai dengan kebutuhan pencegahan korupsi, sehingga pencegahan korupsi dapat dilaksanakan dengan lebih terfokus, terukur, dan berdampak langsung dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.

“Data KPK menyebutkan korupsi itu terjadi sekitar 85% adalah suap pada tahap pengurusan perizinan. Yang terjadi pada keuangan negara itu pada Pengadaan Barang dan Jasa, modusnya macam-macam. Inilah dua fokus yang kita tangani di KPK,” ucap Basaria.

Tentang hukum, penegakan birokrasi dan reformasi, index persepsi korupsi Indonesia saat ini berada pada angka 38 berdasarkan perhitungan 1-100. Menurut Basaria, angka 38 masih sangat rendah karena belum tercapainya fokus pencegahan korupsi.

“Yang perlu kita ingat sebaik apapun sistem itu kita buat, masih ada celah di dalamnya. Makanya, sistem itu baik berjalan tergantung manusianya. Sistem ini adalah salah satu upaya kunci dari pemberantasan korupsi,” katanya.

Selain itu, kata Basaria, KPK saat ini juga fokus pada pencegahan korupsi, terutama pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Pemerintah daerah juga diharapkan mampu untuk meningkatkan pendapatan negara dan menggunakan uang tersebut dengan semestinya.

Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu), Musa Rajekshah, menyampaikan Pemprovsu komit dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Karena itu, Pemprovsu sangat mendukung dan mengapresiasi setiap upaya pencegahan korupsi yang dilakukan berbagai pihak.

Menurut Wagub, komitmen tersebut tertuang dalam visi misi Pemprovsu 2018-2023, yaitu mewujudkan masyarakat Sumut yang bermartabat dalam politik dengan adanya pemerintahan yang bersih dan dicintai, tata kelola pemerintah yang baik, adil, terpercaya, politik beretika, masyarakat yang berwawasan kebangsaan, dan memiliki kohesi sosial yang kuat serta harmonis.(wol/aa/data1)

适适

editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Firli Bahuri Resmi Berpangkat Jenderal Bintang Tiga

JAKARTA – Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin upacara serah terima jabatan rotasi posisi pejabat tinggi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.