Home / Sumut / Bank Sumut Belum Jadi Tuan Rumah di Daerah Sendiri
WOL Photo/Ega Ibra

Bank Sumut Belum Jadi Tuan Rumah di Daerah Sendiri

MEDAN, WOL – Pakar Kebijakan Publik, DR H Sakhyan Asmara MSP, menyebutkan kebijakan Edie Rizlianto selaku Direktur Utama (Dirut) Bank Sumut belum ekspansi ke daerah lain menunjukkan masih lemahnya kinerja Bank Sumut dan masih belum bisa menjadi tuan rumah di daerah sendiri.

Padahal Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi telah mengingatkan agar manajemen PT Bank Sumut senantiasa melakukan perbaikan pelayanan agar benar-benar menjadi banknya masyarakat Sumut. Hal tersebut diungkapkan Gubsu pada Grand Launching Layanan Bank Sumut Prioritas dan Penarikan Undian Gebyar Martabe I 2016 Periode II tahun 2016 di Adimulia Hotel Medan beberapa waktu lalu.

“Dirut yang sekarang ini belum berpikir ekspansi ke daerah lain. Oleh karena itu, apa yang kita lihat sebenarnya, meskipun ada catatan peningkatan prestasi, misalnya pendapatan Bank Sumut, sebenarnya yang diinginkan masyarakat itu bukan soal Bank Sumut punya untung besar, tapi bagaimana masyarakat ikut menikmati keuntungan itu dan dibantu perbaikan perekonomiannya. Untuk apa cash flow besar, tapi tidak bisa dirasakan oleh rakyat,” ujar Sakhyan, Minggu (18/2).

Sementara bank-bank lain tumbuh subur di daerah kita, tidak hanya nasional, internasional, bahkan Bank Daerah lain sudah ekspansi ke Sumatera Utara. Kalau tidak segera melakukan terobosan, maka Bank Sumut bisa menjadi penonton majunya bank lain di daerahnya sendiri,” kata mantan Deputi Menpora tersebut.

Sakhyan menambahkan kebijakan Gubsu sebelum mengakhiri jabatannya, harus ada evaluasi di Bank Sumut. “Jangan-jangan nanti Tengku Erry meninggalkan jabatannya, tidak ada kepedulian dari Direksi Bank Sumut mewaspadai hal ini, ” ujar doktor tamatan UI itu.

Kata Sakhyan, kenapa ini perlu, karena angka statistik menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka per Agustus 2017: 5,60%; Jumlah Pengangguran : 377 ribu jiwa; Penduduk Miskin September 2016: 1.452,6 ribu jiwa (10,27%);  angka perbandingan  pengangguran 2016 dengan 2017 ada peningkatan sekitar 5000 jiwa. Hal ini berpotensi menjadi ancaman bersifat kontraproduktif.

“Begitu juga angkatan kerja makin meningkat dan terjadi pergeseran pekerjaan orang yang bekerja di sektor pertanian, ke sektor jasa, kuliner, maupun industri yang berarti ada pergeseran orang pindah ke kota,” ujarnya menambahkan kebijakan publik Direksi Bank Sumut harus betul-betul bisa menyikapi persoalan sekarang ini.

“Apalagi semester satu awal tahun 2018 ini merupakan masa rawan politik karena ada pelaksanaan Pilkada. Di saat Pilkada masyarakat sangat rentan karena massa itu sifatnya mudah goyah dan mudah dipengaruhi, apalagi dalam keadaan kesulitan ekonomi, massa mudah tersulut dan dapat menciptakan terganggunya stabilitas di Sumut.

Oleh sebab itu  masyarakat perlu dipersiapkan ekonominya, ujung tombaknya adalah perbankan, kredit usaha rakyat yang oleh Presiden Jokowi gencar dengan bunga rendah, itu harus juga diikuti oleh Bank Sumut,” ujar Dosen Senior Fisip USU itu.

Karena itu Bank Sumut, kata Sakhyan, jangan hanya  menumpang branding dan produk yang telah diciptakan oleh Gus Irawan. “Gus Irawan itu pernah dijuluki Bapak Perekonomian Rakyat yang semasa memimpin Bank Sumut mempunyai terobosan-terobosan,  di antaranya gencar membuka cabang di daerah, memudahkan penyaluran kredit rakyat dengan sistem kendali yang baik sehingga terhindar dari kredit macet, membuat “drive thru”, menampilkan warna Oranye Biru sebagai “branding” Bank Sumut yg mudah dikenal,” sebut Sakhyan.

“Direksi Bank Sumut saat ini mestinya juga melakukan terobosan baru, apalagi dalam masa Pilkada ini. Bank Sumut harus jemput bola dalam peningkatan perekonomian rakyat, seperti mempermudah proses perolehan kredit kepada rakyat, meningkatkan kinerja pegawai, agar tidak terjadi kredit macat, itu semua bisa diantisipasi, sehingga orang bisa mengajukan kredit murah dan lancar,” pungkas Ketua STIK-P Medan tersebut. (wol/rdn/data1)

Editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

PGN Pastikan Proses Akuisisi Pertagas Tetap Lanjut

MEDAN, Waspada.co.id – Sebagai bagian tahapan pembentukan Holding BUMN Migas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: