Newsticker
WOL / Sports / PSMS / Pangdam I/BB Dukung Kemajuan PSMS
WOL Photo
WOL Photo

Pangdam I/BB Dukung Kemajuan PSMS

Benner-Erry

MEDAN, WOL – Panglima Daerah Militer (Pangdam) I Bukit Barisan, Mayjen TNI Cucu Sumantri, mengaku siap memajukan sepakbola di Sumatera Utara. Pasalnya, Sumut memiliki tim legendaris nasional yang tidak lain adalah PSMS yang menjadi kebanggaan masyarakat kota Medan.

Dikatakan, salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan menggairahkan kembali animo masyarakat terhadap sepakbola Sumut. Rencana mendatangkan sejumlah klub kasta tertinggi sepakbola nasional pun akan menjadi kenyataan.

Tim yang rencana dihadirkan seperti Persib Bandung, PS TNI dan Bali United. Kehadiran tim-tim besar tersebut diharapkan menjadi motivasi tim untuk berlaga di kompetisi Liga 2 pada April nanti. Harapannya juga untuk mengembalikan posisi PSMS masuk kedalam jajaran tim kasta utama liga Indonesia.

“Sebagai hiburan masyarakat serta ingin membangkitkan sepakbola nasional kita bakal undang tim seperti Persib, Bali United, dan PS TNI datang ke Medan. Rekan-rekan pers juga turut mendukung dalam rangka menggelorakan sepakbola Sumut demi membangkitkan sepakbola daerah dan nasional, ” ujar Cucu pada acara silaturahim dengan pengurus PSMS serta wartawan di Makodam I/BB, Jumat (10/3).

Sebagai pembina PSMS, dirinya merasa bertanggungjawab besar untuk memajukan dan mengembalikan era kejayaan tim ayam kinantan sebagai salah satu tim legendaris di pesepakbolaan nasional. Dirinya juga meminta kepada pengurus agar PSMS bersih dari unsur politisasi. Karena prestasi sebuah tim juga ikut andil dalam memajukan sepakbola Indonesia di tingkat dunia.

“PSMS jangan dijadikan sarana atau alat politik seperti kepengurusan PSSI sebelum pak Edi Rahmayadi. Karena di sepakbola hanya fokus mencari prestasi. Begitu juga dengan pemrintah daerah juga harus ikut andil dalam memajukan sepakbola di Sumut, termasuk PSMS,” harap jenderal bintang dua itu.

Lanjut Cucu, secara pribadi meski bukan asli putra daerah namun dirinya mengakui paham betul jantungnya PSMS. Wajar saja, selama 32 tahun selama menjabat sebagai militer, 17 tahun lamanya ia habiskan untuk mengabdi di tanah betuah. Nama-nama seperti Ricky Yakobi, Nobon dan Tumsila merupakan idolanya.

Ditegaskannya, polemik yang terjadi selama ini hanya masalah miss komunikasi saja. Semua insan sepakbola Sumut harus tahu, bahwa PSMS ini bukanlah milik anggota klub, pengurus, maupun perorangan. Melainkan milik masyarakat Sumut serta kebanggaan bagi sepakbola nasional.

“Dua tahun belakangan ini PSMS saya nilai mulai bangkit. Semuanya harus diawali dengan soliditas di tim terutama di kepengurusan. Insha Allah, saya akan all out membantu demi peningkatan prestasi tim ini. Bahkan fasilitas seperti lapangan, kendaraan, dan mess bisa digunakan. Dengan begitu, saya yakin PSMS bisa naik ke kasta utama Liga Indonesia,” terangnya.(wol/aa/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Baca Juga

WOL Photo

Persiapan Angkutan Lebaran Relatif Aman di Medan

MEDAN, WOL – Arus mudik melalui Terminal Terpadu Amplas dan Terminal Pinang Baris mulai merangkak ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.