_
Home / Fokus Redaksi / Eks CEO PSMS Deklarasi Jadi Calon Waketum PSSI
Eks CEO PSMS yang juga keluarga besan Presiden RI Joko Widodo, Doli Sinomba Siregar didampingi Ketua Timses, Benny Tomasoa diabadikan bersama para stakeholder dalam acara deklarasi Doli Sinumba yang maju sebagai calon wakil ketua umum PSSI periode 2020-2024 di Medan, Sabtu (15/6). (WOL Photo)

Eks CEO PSMS Deklarasi Jadi Calon Waketum PSSI

MEDAN, Waspada.co.id – Eks CEO PSMS yang juga keluarga besan Presiden RI Joko Widodo, Doli Sinomba Siregar mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon Wakil Ketua Umum PSSI periode 2020-2024 di Medan, Sabtu (15/6).

Doli mendeklarasikan akan berduet dengan Rahim Soekasah yang lebih dulu mendeklarasikan diri sebagai calon Ketua Umum PSSI. Hal itu disampaikan Doli di depan insan sepak bola Sumatera Utara yang terdiri dari unsur pengurus klub, pelatih dan mantan pemain.

“Saya jelaskan bila kemarin itu bertemu dengan Pak Benny Tomasoa (eks pengurus PSMS) dan timses Pak Rahim dan berbincang. Meminta saya ikut berbuat untuk kemajuan sepak bola nasional bersama pak Rahim. Maka, saya putuskan untuk ikut maju sebagai calon wakil ketum PSSI,” terang Doli.

Doli memang bukan orang baru di dunia sepak bola. Dirinya menjadi pengurus PSMS sejak periode 2000-2018. Jabatan tertinggi yang diembannya bersama PSMS adalah CEO.

Deklarasi ini juga sebagai bentuk dukungan kepada Rahim dan dirinya untuk maju sebagai ketua umum dan calon wakil ketua umum. “Tadinya memang tidak ada kepikiran ke sini. Tapi saya melihat Pak Rahim ingin mengabdikan diri di sepak bola. Bukan ingin jadi orang nomor satu. Saya yakin pak Rahim bisa membenahi ini, saya dukung,” beber Owner Padang Lawas Putra itu.

“Visi dan misi kami menghilangkan semua hal-hal negatif. Agar sepak bola kita bersih. Bagaimana menjabarkannya nanti setelah kami terpilih,” tambah Doli.

Ditanya soal kasus mafia sepak bola yang saat ini menerpa otoritas sepak bola Indonesia itu, Doli mengatakan akan terus berupaya untuk memberantasnya jika terpilih nanti.

“Mafia sepak bola tidak bisa melihat secara langsung, tapi aparat hukum lah yang akan menegakkan itu. Mana hal-hal yang selama ini kurang benar akan kita audit dulu semua. Kalau ada temuan-temuan negatif dan orang-orang terlibat di situ, kita upayakan tidak lagi bermain di situ atau cari figur yang lain (untuk kepengurusan),” tambahnya.

Ketua Timses, Benny Tomasoa berharap Doli bisa meneruskan tradisi orang Sumut sebagai pimpinan di PSSI. Terakhir ada Edy Rahmayadi yang duduk sebagai ketua umum PSSI. Setelah ini timnya akan bekerja enam bulan ke depan sebelum Kongres PSSI pada Januari 2020 untuk mengkonsolidasikan ke daerah-daerah lain.

“Kalau peluang belum kelihatan karena baru Pak Rahim dan Pak Doli yang mendeklarasikan. Tapi yang pasti tim kami akan mulai bekerja. Selanjutnya akan deklarasi di Bandung dan bertemu dengan teman-teman insan sepak bola di sana,” kata Bento.

“Untuk voter kami belum bisa tentukan siapa yang berada bersama kami tapi kami akan terus bekerja untuk mengkonsolidasikannya,” pungkasnya.

Dalam deklarasi tersebut juga hadir sejumlah stakeholder, mantan pemain PSMS dan timnas Indonesia, seperti Ansyari Lubis, Suharto AD, Julius Raja, Adi Bento, Anthony Wendri, dan lainnya. (wol/tjg/data2)

Editor: Agus Utama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.