Home / Sports / Lokal / Inspektorat Kemenpora Bakal Audit GOR Basket
foto: WOL Photo

Inspektorat Kemenpora Bakal Audit GOR Basket

MEDAN, WOL – Setelah sempat dihentikan, pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Basket di Jalan Pancing Kota Medan berpeluang dilanjutkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Sinyal positif itu mencuat menyusul akan dilakukannya audit dalam waktu dekat oleh Inspektorat Kemenpora terhadap pembangunan GOR tersebut. Kepastian itu disampaikan Inspektur Inspektorat Kemenpora, R Purwoko Prihtjahjono, akhir pekan lalu di Jakarta.

Sekum Pengprov Perbasi Sumut, Darsen Song, Minggu (20/8), merespon positif rencana Inspektorat Kemenpora mengaudit pembangunan GOR Basket di Jalan Pancing. Darsen juga berharap nantinya penganggaran proyek GOR dapat dimasukkan ke dalam APBN-P.

Diketahui, pembangunan GOR Basket di Jalan Pancing Medan yang telah dilaksanakan sejak Oktober 2016, merupakan tindak lanjut usulan daerah kepada Kemenpora. Sesuai kontrak, kontraktor yang melaksanakan pengerjaan proyek senilai Rp2,3 miliar ini diberi batas waktu sampai 30 Desember 2016 untuk merampungkan bangunan.

Namun hingga batas waktu yang telah ditetapkan, pihak kontraktor tidak bisa memenuhi target waktu. Kemenpora telah menyampaikan teguran kepada pihak kontraktor terkait tidak tercapainya target tersebut. Belakangan pihak kontraktor meminta adendum atau perpanjangan kontrak.

Permintaan tersebut diterima oleh Kemenpora tapi dengan syarat pihak kontraktor harus menyerahkan garansi bank. Sampai dengan batas waktu yang disepakati pihak kontraktor tidak dapat memenuhi persyaratan untuk menyerahkan bank garansi. Alhasil, Kemenpora akhirnya memutuskan untuk menghentikan pembangunan GOR yang telah mencapai 90 persen.

Perkembangan terakhir, Kemenpora menjanjikan akan memasukkan proyek pembangunan GOR Basket ke dalam APBN-P (Perubahan). Purwoko mengatakan audit terhadap proyek pembangunan GOR Basket karena ada permintaan internal.

“Karena memang begitu mekanismenya kalau sudah lewat waktu, perlu klarifikasi dari Inspektorat mengenai sejauh mana proses di lapangan. Audit akan dilakukan paling lambat dua minggu lagi, sekitar akhir Agustus,” katanya baru-baru ini.

Saat ditanyakan kemungkinan memasukkan proyek GOR ke dalam APBN-P sebagaimana pernah dijanjikan Kemenpora, Purwoko menjawab penganggarannya belum tahu karena kalau sesuai ketentuan Kementerian Keuangan mengenai revisi anggaran memang diperlukan audit atau verifikasi.

“Kalau belum ada anggarannya, jadi nanti dengan usulan itu bisa membuat revisi anggaran. Kalau sudah anggarannya, hasil audit itu bisa digunakan untuk meyakinkan nilai yang harus dibayarkan,” terangnya.(wol/aa/wsp/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Sudah Diblokir, 2.357 PNS Koruptor Ternyata Masih Terima Gaji

  JAKARTA – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengaku sudah mendapatkan laporan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: