Home / Sports / Lokal / Editia Darma Impikan Tiongkok
Waspada

Editia Darma Impikan Tiongkok

BANDA ACEH, WOL – Sososk Editia Darma (sebelumnya Editya Darma) memang baru dikenal sebagai pemain Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Aceh. Dia sudah tiga tahun menuntut ilmu di PPLP binaan Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh itu.

Untuk level junior, namanya tentu tak asing lagi. Mengingat dia juga salah satu pilar tim sepakbola Aceh di babak playoff Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I di Lampung pada pertengahan November 2014 silam.

Pemain kelahiran Bireuen, 1 Januari 1998 ini pernah menyabet gelar pemain terbaik Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat Aceh Singkil pada 2010 dan pemain terbaik LPI se Kota Banda Aceh pada 2014.

“Saya lahir di Bireuen, sekolah hingga SMP di Singkil,” ujar Editia kepada Waspada, baru-baru ini.

Bireuen yang dikenal Kota Bola adalah daerah asal ibunya, Darmawati. Sedangkan Aceh Singkil tempat dia dibesarkan orangtuanya karena sang ayah, Mawardi, bertugas sebagi polisi di “Negeri Sekata Sepakat” itu.

Akhir bulan lalu, Editia Darma membawa Aceh sebagai kampiun Kejurnas Sepakbola PPLP se Indonesia 2015 yang digelar di Bangka Belitung. Dalam partai puncak dia menjadi pahlawan lewat sebiji golnya yang memastikan Aceh juara.

Awalnya, partai final Kejurnas Sepakbola 2015 menjadi sedikit garing bagi Editia. Pasalnya, karena taktik pelatih, maka dia harus rela menghangati bangku cadangan lebih dulu. Tapi, hasil akhirnya malah membuatnya girang.

Pasalnya, pemain yang besar di Aceh Singkil ini menjadi satu-satunya pencetak gol di laga final yang dihelat di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (31/5). “Sejak penyisihan hingga semifinal, saya pemain inti, di final saya baru main sekira menit ke-30, karena itu taktik pelatih,” katanya.

Editia mengakui saat laga final, pelatih Yusmahdi Machmud baru menurunkannya menit ke-30 untuk menggantikan Riski Yunus. “Pelatih sengaja mempersiapkan taktik agar bisa tampil dengan maksimal, karena saya diminta ‘main habis-habisan,” ujarnya.

Taktik jitu yang dipersiapkan pelatih Yusmahdi Machmud ternyata membuahkan hasil. Menit 63, Editia mampu melesakkan gol lewat tendangan datarnya ke kanan gawang yang tak mampu ditepis kiper Jateng.

Anak kedua 2 dari tiga bersaudara ini tak menyangka akan mampu mencetak gol setelah masuk sebagai pemain pengganti di babak pertama sekaligus berhasil membawa PPLP Aceh juara. “Dalam sepakbola selalu ada kejutan,” papar pengagum bintang Brazil, Neymar ini.

Kini, Edi berharap namanya masuk dalam daftar 25 nama yang dipilih Tim Talent Scouting Kemenpora dalam pembentukan Tim Indonesia pada Kejuaraan Pelajar Asia di Nanjing, Tiongkok, September mendatang.

“Sama seperti pemain lain, saya juga berharap bisa menjadi salah satu dari 25 pemain yang dipilih,” ungkap Edi yang bercita-cita menjadi pemain profesional. (wol/waspada/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Nomor 7 Madrid Sudah Siap Untuk Hazard

MADRID, Waspada.co.id – Real Madrid dikabarkan sudah mempersiapkan jersey bernomor punggung 7 untuk bintang Chelsea, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: