Newsticker
WOL / Sports / Lokal / Bulan Ramadhan, 7 Lifter Sumut Jalani Program PSE
Para lifter Sumut menjalani Program Sumut Emas di Pusat Latihan PABBSI Sumut, Jl. Veteran, Medan, Senin (29/5). (Waspada)
Para lifter Sumut menjalani Program Sumut Emas di Pusat Latihan PABBSI Sumut, Jl. Veteran, Medan, Senin (29/5). (Waspada)

Bulan Ramadhan, 7 Lifter Sumut Jalani Program PSE

MEDAN, WOL – Tujuh Lifter Sumut tetap menjalani Program Sumut Emas (PSE) selama bulan Suci Ramadhan 1438 H. Tujuh lifter yang masuk ke program PSE 2017, yakni Mustaqim, Gonzalves Sirait, Faebolo Dodo Gowasa, Teguh Imam Santoso, William S Waruwu, M Irfan (angkat berat) serta Razis Azizi (angkat besi).

Pelatih Angkat Berat Sumut, Nanang Suheri, mengatakan PSE yang dimulai sejak awal Mei ini, merupakan persiapan jangka panjang yang dilakukan pengurus KONI Sumut demi menuju Sumut emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua.

“PSE ini tentu persiapan kita untuk menuju PON 2020 nanti sebagai titik puncaknya. Namun ini juga sebagai persiapan menuju kejuaraan yang skalanya nasional seperti Kejurnas. Insya Allah, kalau tidak ada halangan Sumut tuan rumah Kejurnas tahun ini,” katanya, Senin (29/5).

Dikatakan, meski saat ini memasuki bulan Ramadhan, tapi untuk porsi latihan yang dijalani para lifter tetap sama dengan hari biasa. Hanya saja, bagi atlet yang sedang menajalankan ibadah puasa, dianjurkan untuk latihan di malam hari. Ini juga salah satu upaya agar para atlet tidak cepat lemas saat menjalani sesi latihan.

“KONI Sumut menganjurkan latihan minimal tujuh sesi tiap minggu, yakni lima kali sore dan dua kali pagi. Masing–masing sesi, durasi latihan kami empat hingga lima jam. Porsi latihan tetap sama selama ramadhan, mungkin hanya pergantian jam saja,” jelasnya.

Sementara lifter putra di kelas 66 kg, Faebolo Dodo Gowasa, mengaku dengan adanya PSE tentu menambah motivasinya untuk bisa mencapai prestasi terbaik di kejuaraan nasional termasuk PON 2020 mendatang.

“Program ini menyenangkan, dan membuat kami semakin semangat latihan,” jelasnya. Dirinya optimis, dengan persiapan yang panjang tentu peluang untuk bisa bersaing dengan atlet lain di PON 2020 tentu terbuka lebar.

Namun, dirinya tidak ingin berjumawa, dan tetap fokus latihan rutin. “Kami apresiasi PSE dari KONI Sumut ini. Karena ini akan semakin memacu kami untuk semangat latihan, sehingga terpacu jadi juara,” ujarnya. (wol/aa)

Editor: Austin Tumengkol

Baca Juga

Ilustrasi (foto: ist)

Mengapa Allah Merahasiakan Malam Lailatul Qadar?

WOL – Lailatul Qadar merupakan waktu yang ditunggu-tunggu bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.