Home / Sports / Internasional / Timnas Spanyol Coret Morata, Apa Sebab?
foto: zimbio

Timnas Spanyol Coret Morata, Apa Sebab?

MALAGA, Waspada.co.id – Alvaro Morata tak terpilih dalam skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2018. Keputusannya meninggalkan Real Madrid diklaim menjadi penyebabnya. Spanyol merilis skuad final Rusia 2018, Senin (21/5) malam kemarin, tidak ada nama Morata dalam daftar pemain pilihan pelatih Julen Lopetegui.

Lopetegui hanya membawa tiga penyerang murni antara lain Diego Costa (Atletico Madrid), Rodrigo Moreno (Valencia) dan Iago Aspas (Celta Vigo).

Mantan pemain Real Madrid, Michel, mengaku tak terkejut Morata tak masuk skuad Piala Dunia 2018. Ia menilai keputusannya meninggalkan Madrid untuk bergabung ke Chelsea di awal musim ini salah.

“Saya tidak tahu kenapa dia hengkang, apakah karena ia ingin lebih banyak bermain, apa karena ia ingin mendapat kontrak lebih baik dan apa karena ingin bermain di Liga Inggris,” ujar Michel seperti dikutip dari Marca.

“Saya merupakan orang yang berpikir saat Anda berada di Real Madrid hal terbaik adalah tidak hengkang tetapi saya tidak tahu apa yang ia pikirkan,” lanjutnya.

Sebelum pengumuman skuad banyak yang meragukan Morata bisa menjadi pilihan Lopetegui. Performa penyerang 25 tahun diklaim menjadi menjadi acuannya.

Sepanjang musim 2017-18, Morata nyatanya tak melulu jadi pilihan utama Antonio Conte di barisan depan. Bahkan, di paruh kedua musim Conte lebih sering memainkan Oliver Giroud yang baru bergabung dari Arsenal pada Januari lalu.

Morata mengakhiri musim ini dengan torehan 15 gol dari 48 penampilan di semua musim. Jika dirata-ratakan ia punya rasio mencetak 0,3 gol per laga. “Ia sedikit bermain di Chelsea, Oliver Giroud yang bermain lebih banyak.”

“Orang yang paling mencari informasi ini adalah pelatih, dan ia tahu kenapa ia membuat keputusan dibanding siapapun. Morata adalah pemain bagus tetapi ada yang lebih bagus lainnya.”

“Itu (meninggalkan Madrid) adalah keputusan sensitif. Jika Anda membuat 50 daftar maka urutan ke-51 dan ke-52 tentu akan terlewat, Anda harus menerimanya, menghormati dan mendukungnya,” pungkas pria yang kini melatih Malaga. (marca/inilah/ags/data2)

Check Also

PSG Rajanya Piala Super Prancis

SHENZHEN,Waspada.co.id – Paris Saint-Germain (PSG) meraih trofi Piala Super Prancis 2018 untuk keenam kali secara ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: