_
Home / Sports / Internasional / Ketika Ajax Tumbang Karena Senjata Makan Tuan
foto: reuters

Ketika Ajax Tumbang Karena Senjata Makan Tuan

AMSTERDAM, Waspada.co.id – Kisah dongeng Ajax Amsterdam ternyata hanya bertahan hingga semifinal Liga Champions saja. Ironisnya, Johan Cruyff Arena menjadi saksi tersingkirnya Ajax.

Melakoni leg kedua semifinal menghadapi Tottenham Hotspur, Kamis (9/5), Ajax memiliki modal 1-0. Tuan rumah bahkan memperbesar agregat menjadi 3-0 ketika mencetak dua gol di babak pertama lewat Matthijs de Ligt dan Hakim Ziyech.

Namun, Spurs tak tinggal diam dan terinspirasi kebangkitan Liverpool atas Barcelona. The Lilywhites akhirnya memperkecil ketertinggalan di menit 55 ketika tendangan Lucas Moura membobol gawang Andre Onana.

Empat menit kemudian, Spurs menyamakan skor dan Lucas Moura lagi-lagi menjadi mimpi buruk Ajax. Dengan skor imbang, tim asuhan Mauricio Pochettino hanya butuh satu gol lagi untuk melakoni comeback sekaligus memastikan tiket final.

Moment dramatis yang ditunggu-tunggu terjadi di masa injury time. Untuk ketiga kalinya, Lucas Moura menjebol gawang Onana dan mengakhiri kegemilangan Ajax di Liga Champions musim ini. Sebelumnya, tim asuhan Erik ten Hag menaklukkan juara bertahan Real Madrid dan Juventus yang awalnya favorit kuat juara.

Skor 3-2 bertahan hingga laga berakhir dan cukup membawa Spurs ke final dengan keunggulan gol tandang (agregat 3-3). Spurs sudah ditunggu Liverpool di final yang akan berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano, kandang Atletico Madrid.

Ironis bagi Ajax karena tersingkir dengan cara serupa mereka menumbangkan Juventus. Imbang di kandang, Ajax membungkam publik Allianz Stadium dengan kemenangan 2-1 untuk menjadikan agregat 3-2.

Saat menyingkirkan Madrid, Ajax tampil garang dan menang 4-1 di Santiago Bernabeu. Total, mereka unggul agregat 5-3. Dengan Spurs, Ajax superior di Tottenham Hotspur Stadium dan kecolongan di rumah sendiri.

“Inilah sisi kejam sepakbola yang harus kami pikul di pertandingan kali ini. Padahal, kami sudah begitu dekat untuk ke final. Para pemain menyadari hal itu dan kami pasti butuh waktu untuk kembali bangkit,” kata Ten Hag. (wol/aa/uefa/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Italia Lolos Euro 2020 Dengan Kesempurnaan

ROMA, Waspada.co.id – Roberto Mancini berhasil memastikan tiket putaran final Euro 2020 bagi Timnas Italia ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.