Home / Sports / Internasional / Cerita Pahit Buffon di Liga Champions
foto: AP
foto: AP

Cerita Pahit Buffon di Liga Champions

MADRID, WOL – Melakoni laga ke-117 dan belum pernah merasakan trofi Liga Champions sepanjang karirnya, Gianluigi Buffon sudah menginjak usia 40 tahun ketika melawan Real Madrid pada leg kedua perempatfinal di Santiago Bernabeu, Kamis (12/4).

Tertinggal tiga gol di leg pertama, Buffon datang ke Madrid dengan mengemban mission impossible, yakni bertekad mencetak empat gol sekaligus mengakhiri kedigdayaan Los Blancos di kompetisi antarklub paling elite di Eropa tersebut. Buffon nyaris mewujudkan misi mustahil itu ketika Juve mampu mencetak tiga gol dan memaksa Madrid memainkan extra time.

Begitu Mario Mandzukic mencetak dua gol dan Blaise Matuidi menyamakan selisih agregat, Buffon melompat kegirangan seolah tak percaya timnya berhasil membalikkan keadaan di markas Madrid. Sayang, kebahagiaan Buffon berubah drastis di masa injury time ketika tuan rumah mendapat hadiah penalti.

Pelanggaran Medhi Benatia kepada Lucas Vazquez berbuah penalti bagi Madrid. Spontan Buffon protes keras kepada wasit Michael Oliver hingga berujung kartu merah. Masih dengan emosi tinggi, kiper veteran asal Italia dan salah satu terbaik di dunia itu meninggalkan lapangan untuk pertama kali di Liga Champions.

Hadiah penalti akhirnya dimaksimalkan oleh Cristiano Ronaldo yang memastikan Madrid lolos ke semifinal dengan keunggulan agregat 4-3. Bagi Ronaldo, bintang asal Portugal tersebut sudah mencetak 10 gol ke gawang Juventus dan sembilan di antaranya saat Buffon bermain.

Sebaliknya, Buffon harus menerima kenyataan selalu gagal mengangkat trofi Liga Champions di masa-masa akhir karirnya. Selama membela panji Juve, Buffon pernah menjadi finalis sebanyak tiga kali dan semuanya berakhir dengan kekalahan. Pada 2003, Juve kalah dari AC Milan lalu Barcelona (2015) dan tahun lalu ditaklukkan Madrid.

Meski belum pasti 100 persen, laga Juventus di Santiago Bernabeu bisa jadi penampilan terakhir bagi Buffon di pentas Liga Champions. Sang kiper memang belum membocorkan rencana pensiunnya, akan tetapi banyak pihak memperkirakan ini adalah musim terakhir kiper yang mendapat julukan Superman itu. (wol/aa/fbi/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

WOL Photo/Ega Ibra

Djanur: Finishing Tetap Jadi Masalah

MEDAN, Waspada.co.id – Raihan poin penuh yang didapat PSMS Medan kala mengalahkan Perseru Serui 1-0 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.